Bisnis.com, MENTAWAI - Kapal pesiar asing MV. Le Jacques Cartier berbendera Prancis bersandar di Muara Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, dan menikmati berbagai destinasi wisata.
Kedatangan kapal pesiar asing MV. Le Jacques Cartier ini, disambut baik oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi. Dia menyampaikan membawa 155 wisatawan mancanegara dari berbagai negara di Eropa dan Asia, serta 20 kru kapal.
Mahyeldi mengatakan selama berada di Mentawai, para wisatawan mengikuti rangkaian kegiatan wisata budaya di Desa Wisata Muntei, Kecamatan Siberut Selatan.
“Adanya kunjungan ini dapat menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan wisatawan internasional terhadap daya tarik pariwisata Sumbar, khususnya wisata budaya di Mentawai,” katanya, Jumat (16/1/2026).
Mahyeldi menyampaikan adanya kunjungan ratusan wisatawan itu, disambut oleh warga setempat dengan Tari Turuk Laggai, tarian tradisional khas Mentawai. Setelah itu, mereka diajak berkeliling desa untuk melihat langsung kehidupan masyarakat dan kearifan lokal yang masih terjaga.
Dia mengatakan wisata budaya berbasis kearifan lokal merupakan kekuatan utama Mentawai yang memiliki daya tarik unik di mata dunia. Dia menilai, potensi tersebut mesti terus dijaga dan dirawat untuk kemajuan pariwisata daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga
- Dukung Pembangunan Pertanian, Unand Siap Kembangkan Konsep Food Estate di Kepulauan Mentawai Sumbar
- Kronologi Seorang Petani Berusia 73 Tahun Hilang di Hutan Mentawai
- BI Larang Pelaku Usaha Transaksi Pakai Uang Asing di Kepulauan Mentawai, Ini Alasannya
“Mentawai punya budaya yang otentik, alam yang indah, dan masyarakat yang ramah. Ini adalah modal besar yang harus dijaga bersama. Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat, tetapi untuk belajar dan merasakan langsung kehidupan masyarakat Mentawai,” ungkapnya.
Gubernur menegaskan, Pemprov Sumbar terus mendorong pengembangan pariwisata Mentawai secara berkelanjutan, dengan tetap menjaga nilai budaya, kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Pariwisata harus memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Karena itu, kami dorong desa wisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif agar tumbuh bersama,” tambahnya.
Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, masyarakat desa, serta seluruh pihak terkait yang telah mendukung kelancaran kunjungan wisatawan mancanegara tersebut.
Di sisi lain Gubernur Mahyeldi menilai, kabar baik ini bukan hanya menjadi capaian sektor pariwisata, tetapi juga bagian penting dari proses pemulihan ekonomi daerah terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November lalu. Efek domino sektor pariwisata, diharapkannya dapat menstimulus pemulihan sektor lainnya.
“Di tengah upaya pemulihan pascabencana, kami mendapat kabar baik dari sektor pariwisata. Semoga ini menjadi bisa mendongkrak pemulihan sektor lainnya di Sumbar,” harapnya.
Perlu diketahui, setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan wisata budaya, rombongan wisatawan dari Kapal Pesiar MV. Le Jacques Cartier ini melanjutkan pelayarannya menuju Pulau Nias, Sumatra Utara.



