Kemenhaj Optimalkan Kanal Kawal Haji untuk Pengaduan Jamaah

republika.co.id
20 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berencana mengoptimalkan penggunaan kanal Kawal Haji untuk menampung pengaduan jamaah terkait penyelenggaraan haji tahun ini. Kanal ini berfungsi sebagai pusat pengaduan resmi bagi jamaah, keluarga, dan masyarakat umum untuk melaporkan dinamika pelayanan di Tanah Suci.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, pada Jumat malam di Jakarta, menjelaskan bahwa keberadaan kanal tersebut penting untuk menampung keluhan yang sering kali muncul di media sosial tanpa penanganan yang jelas. Dengan adanya Kawal Haji, setiap masalah terkait akomodasi, katering, atau transportasi dapat segera direspons oleh petugas yang berwenang.

"Kita punya kanal Kawal Haji yang Insya Allah akan menjadi pusat pengaduan berbagai dinamika terkait penyelenggaraan ibadah haji, termasuk isu media sosial," ujar Ichsan kepada wartawan usai menjadi pemateri dalam Diklat Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 Hijriah/2026 di Asrama Haji Pondok Gede.

Ichsan menambahkan bahwa kanal ini juga berfungsi sebagai sarana klarifikasi. Jika ada konten viral yang berpotensi menimbulkan masalah, masyarakat dapat melaporkannya melalui Kawal Haji agar segera ditindaklanjuti dan diluruskan faktanya oleh petugas.

Selain itu, Kemenhaj mendorong peran aktif media untuk mengedukasi jamaah agar menggunakan jalur resmi dalam menyampaikan aspirasi. Ichsan berharap jamaah lebih cermat dan bijak dalam melaporkan kendala terlebih dahulu kepada petugas atau melalui aplikasi, bukan langsung memviralkan di media sosial.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dengan optimalisasi Kawal Haji, Kemenhaj menargetkan penyelenggaraan haji 2026 yang lebih tenang dan terukur, di mana setiap masalah teknis dapat diselesaikan secara internal dan profesional, menjaga kekhusyukan ibadah jamaah.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Pekalongan Lumpuhkan Aktivitas Warga, Ribuan Rumah Terendam hingga 1,5 Meter
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Konologi Hilang Kontak ATR 42-500 Rute Yogya –Makassar
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Meskipun Turun dari Tahun Lalu, 12 Ribu Orang Padati Ragunan Saat Libur Isra Miraj: Ada Aksi "Ngobrol" Bareng Satwa
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Krisis Dokter di Indonesia: Kekurangan 100.000 Tenaga Medis, Apa Solusinya?
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Arus Penumpang Nataru di Pelabuhan Sibolga Capai 31.913 Orang
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.