Perkembangan Kasus Korupsi Minyak Mentah Petral, Kerugian Negara Masih Dihitung!

disway.id
22 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan perkembangan terkini soal kasus dugaan korupsi minyak mentah di Pertamina Energy Trading Limited (Petral).

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarif Sulaeman Nahdi, mengatakan bahwa perkara tersebut masih terus berjalan.

"Petral masih terus, masih terus berlangsung. Dan juga sedang proses perhitungan juga, untuk kerugian negaranya," ujarnya kepada awak media, dikutip Jumat, 16 Januari 2026.

BACA JUGA:Red Notice Riza Chalid hingga Jurist Tan Masih Proses, Kejagung Buka Peluang Ekstradisi

Tak berhenti di situ, Syarif juga membeberkan perkembangan terkait kasus korupsi Palm Oil Mill Effluent (Pome) yang menyangkut Direktorat Jendral Bea Cukai periode 2022.

"Di atas masih berjalan. Ada juga yang lain seperti Pome masih berjalan juga," ungkapnya.

Pada kasus Pome maupun minyak mentah di Petral, pemriksaan para saksi masih terus dilakukan Kejagung. Hanya saja mereka belum mau membeberkan identitas para saksi.

"Masih, masih jalan. Masih jalan," tukasnya.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina Energy Trading Limited (Petral) masih memiliki keterkaitan dengan buronan kelas kakap, Mohammad Riza Chalid.

Hal itu dibeberkan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, di Kompleks Kejagung, Rabu, 24 Desember 2025.

BACA JUGA:Meski KUHAP Sudah Berlaku, Kejagung Tetap Tampilkan Tersangka Kepada Publik

"Jelas, ada kaitan Riza Chalid, ada macem-macem lah," kata Febrie.

Dalam penanganan kasus Petral, kata Febrie, pihaknya terus berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang juga mengusut kasus sama.

Oleh karenanya, Korps Adhyaksa masih mendalami perkara Petral.

"Kemungkinan ada beberapa hal yang berbeda, itu yang kita khawatir di teknis penyidikannya, di hal-hal kecilnya, itu perlu ketemu. Makanya kita juga Lagi lihat petral nih secara keseluruhan," jelasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Divonis 1,5 Tahun, Eks Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata Ajukan Banding
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Rumah Rusak Berat Banjir Sumatera Dapat Bantuan Stimulan Rp 60 Juta
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Gubernur Koster Dorong Koperasi di Bali Jual Produk Lokal seperti Babi dan Beras Sudaji
• 3 jam lalupantau.com
thumb
33,2 Persen Petugas Haji Perempuan Kemenhaj: Lebih Hadirkan Suasana Keibuan Bagi Jemaah
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Peringatan Dini BMKG 18-19 Januari 2026: Waspadai Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah, Mana Saja?
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.