Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta menjadi satu di antara kontestan BRI Super League 2025/2026 yang belum memiliki bus tim sendiri. Kendaraan operasional biasanya diperuntukkan untuk mendukung akomodasi dan mobilitas tim.
Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Liana Tasno, akhirnya memberikan penjelasan terkait kebijakan manajemen tersebut. Ia menegaskan bahwa kepemilikan bus tim belum menjadi prioritas utama klub saat ini.
Menurut Liana, bus termasuk aset yang nilainya terus mengalami penurunan atau depresiasi. Sehingga tidak masuk dalam kategori investasi jangka panjang bagi klub.
"Aset yang sifatnya depresiasi, kayaknya enggak kami utamakan, karena itu depresiasi yang sifatnya bukan investasi dan juga cost, dan harus di-maintain. Itu kami pikirkan,” ujar Liana kepada wartawan, termasuk Bola.com, Jumat (16/1/2026).



