IHSG Sepekan Capai Rekor Tertinggi 9.075, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp 16.512 T

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan dari 12-15 Januari 2026. IHSG pekan ini ditutup pada level 9.075,406 atau naik 1,55 persen dari posisi 8.936,754 pada pekan lalu.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan kapitalisasi pasar BEI naik 1,29 persen jadi Rp 16.512 triliun dari Rp 16.301 triliun pada sepekan sebelumnya

"Rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami perubahan sebesar 3,24% menjadi 3,86 juta kali transaksi dari 3,99 juta kali transaksi pada pekan lalu," kata Kautsar dalam keterangannya, dikutip Sabtu (17/1).

Di sisi lain, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 3,87 persen menjadi Rp 32,68 triliun dari Rp 31,46 triliun pada pekan lalu.

"Rata-rata volume transaksi harian Bursa pada pekan ini sebesar 2,68 persen menjadi 60,13 miliar lembar saham dari 61,79 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," lanjutnya.

Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai beli bersih Rp 947,45 miliar dan sepanjang tahun 2026 ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 7,30 triliun.

Selain itu, pada Rabu (14/1), Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025 yang diterbitkan oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk resmi dicatatkan di BEI. Obligasi tersebut memiliki jumlah pokok sebesar Rp 1,5 triliun dan memperoleh peringkat idAA- (double A minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2026 adalah 7 emisi dari 6 emiten senilai Rp 218,90 triliun. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 665 emisi dengan nilai outstanding sebesar Rp 542,85 triliun dan USD 134,01 juta yang diterbitkan oleh 137 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 190 seri dengan nominal Rp 6.484,29 triliun dan USD 352,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 6 emisi senilai Rp 3,99 triliun.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pesawat ATR Hilang Kontak, Tim SAR Akan Kerahkan Drone Thermal pada Pencarian Minggu Pagi
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Rute Desersi Bripda MR Gabung Tentara Bayaran: Dari China, Masuk Rusia, Dinas di Donbass
• 6 jam lalumerahputih.com
thumb
BRI Super League: Saddil Ramdani Belum Gabung Latihan, Begini Kata Bojan Hodak
• 8 jam lalubola.com
thumb
Tekuk Loh Kean Yew, Jonatan Christie Melaju ke Final India Open 2026
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Naik Semua! Harga Emas Galeri 24-Antam-UBS-Antam Retro 17 Januari 2026
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.