REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Aceh membenarkan sosok dalam video viral yang bergabung menjadi prajurit Angkatan Darat (AD) Rusia merupakan Bripda Muhammad Rio (MR). Video MR viral di berbagai kanal medsos, setelah mengaku bergabung dengan Rusia untuk berperang melawan Ukraina di kawasan Donbass.
Bripda MR terakhir berdinas di Brimobda Polda Aceh. Dia berstatus melakukan disersi atau meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan. Kini, yang bersangkutan diketahui telah berada di luar negeri.
- Beredar Video Eks Personel Polri Gabung Angkatan Darat Rusia
- Ekspor Senjata, Termasuk Rudal Fath-360 Iran ke Rusia Capai Rp 67,6 Triliun
- Rusia Manfaatkan Terminal Satelit Starlink Operasikan Drone BM-35 Serang Ukraina
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan, pihaknya telah mendapatkan informasi tentang Bripda MR. Joko menyampaikan, yang bersangkutan tidak serta merta meninggalkan tugas dan langsung pergi ke Rusia untuk menjadi tentara negeri Beruang Merah.
"Sebelumnya yang bersangkutan telah memiliki riwayat pelanggaran kode etik profesi Polri hingga disidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas kasus menjalin hubungan perselingkuhan hingga menikah siri, dengan putusan sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob," ucap Joko dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}Joko menjelaskan, Bripda MR pernah bermasalah karena melanggar kode etik profesi Polri. Hal itu ditandai dengan perbuatan menjalin hubungan perselingkuhan hingga menikah siri. "Kasus tersebut telah mendapatkan putusan melalui Sidang KKEP pada 14 Mei 2025 dengan Nomor: PUT KKEP/12/V/2025/KKEPP. Salah satu isi putusannya adalah sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun," ujar Joko.
Menurut dia, terhitung sejak Senin (8/1/2025), Bripda MR tidak masuk kantor untuk melaksanakan dinas tanpa keterangan yang jelas. Selanjutnya, pada Rabu (7/1/2026), tiba-tiba Bripda MR mengirimkan pesan Whatsapp (WA) kepada anggota Provos Satbrimob Polda Aceh, kepala seksi Yanma, serta pejabat sementara Kasubbagrenmin.
Joko mengungkapkan, isi pesan WA berupa dokumentasi foto dan video yang menunjukkan Bripda MR telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia. Bripda MR, sambung dia, juga menggambarkan proses pendaftaran hingga nominal gaji yang diterima dalam mata uang rubel yang dikonversi ke rupiah.
Joko menyampaikan, sebelum menerima pesan WA dari Bripda MR, personel Seksi Provos Satbrimob Polda Aceh telah melakukan upaya pencarian, baik ke rumah orang tua maupun ke rumah pribadinya. Selain itu, juga telah dilayangkan surat panggilan sebanyak dua kali, masing-masing dengan Nomor: Spg/17/XII/HUK.12.10/2025/Provos tanggal 24 Desember 2025 dan Spg/1/I/HUK.12.10/2026/Provos tanggal 6 Januari 2026.
"Bahkan, upaya tersebut telah dilaporkan ke Bidpropam sebelum Satbrimob Polda Aceh menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan Nomor: DPO/01/I/HUK.12.10/2026 tanggal 7 Januari 2026," ucap Joko.
Setelah itu, kepolisian mengantongi sejumlah bukti, berupa foto dan video, data paspor, serta data penumpang pesawat. Berdasarkan data tersebut, kata Jokowi, yang bersangkutan telah melakukan perjalanan rute penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Bandara Internasional Pudong, Shanghai (PVG), China pada 18 Desember 2025.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474946/original/098295400_1768545035-Drawing_Piala_AFF_2026-1.jpg)



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F17%2Fac03d79edab771eae2cb0d3673b4ea8c-e4740a7f_cc97_4662_8e65_157a5b2511b2.jpeg)