Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) akan mengoptimalkan penggunaan kanal Kawal Haji guna menampung pengaduan jamaah terhadap penyelenggaraan haji tahun ini.
Kanal tersebut disiapkan sebagai pusat pengaduan resmi bagi jamaah, keluarga, maupun masyarakat umum, untuk melaporkan berbagai dinamika pelayanan di Tanah Suci.
Advertisement
Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha menjelaskan keberadaan kanal tersebut sangat krusial untuk menampung keluhan yang selama ini sering kali tumpah di media sosial tanpa penanganan yang jelas.
Dengan adanya Kawal Haji, lanjutnya, setiap masalah yang muncul, baik terkait akomodasi, katering, maupun transportasi, dapat segera direspons oleh petugas yang berwenang.
"Kita punya kanal Kawal Haji yang Insya Allah ini akan menjadi pusat pengaduan berbagai dinamika yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk kaitan dengan isu media sosial yang muncul di ruang publik," ujar Ichsan kepada wartawan usai menjadi pemateri dalam Diklat Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 Hijriah/2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jumat (16/1) seperti dilansir Antara.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)



