Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, berolahraga bersama calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (17/1). Dahnil dan PPIH jalan santai mengitari Asrama Haji.
Kegiatan dimulai pada pukul 05.30 WIB. Peserta yang menggunakan baju putih dan celana panjang gelap tampak bersemangat melakukan yel-yel. Disambut antusias oleh Dahnil yang datang pakai kaus loreng.
Tak lama menunggu, jalan santai pun dimulai. Satu per satu PPIH keluar dari Asrama Haji, berjalan mengelilinginya, dan kembali lagi. Sepanjang jalan, para calon petugas haji ini terus menyanyikan yel-yel dengan semangat.
"Harus kuat, jangan kalah semangat sama pelatih," kata para calon petugas.
Diklat PPIH tahun 2026 memang melibatkan TNI-Polri sebagai pelatih. Diklat diset seperti "semi-militer" masuk barak. Petugas dilatih fisiknya agar bisa bekerja dengan maksimal melayani jemaah di Arab Saudi.
"Ketika pulang ke rumah, olahraga itu adalah menjadi habit teman-teman semuanya. Siap? Nggak ada lagi tuh petugas haji yang ikut di kelas petugas haji yang kesiangan. Nggak ada lagi tuh yang tidak olahraga setiap hari," kata Dahnil di lokasi.
Dahnil berpesan kepada petugas minimal setiap hari harus jalan kaki sebelum berangkat ke Saudi.
"Setiap hari minimal harus jalan. Setiap hari minimal harus lari. Siap tidak? Setiap hari," ucapnya.
"Kenapa? Karena teman-teman sekalian kita ingin memberikan yang terbaik untuk menunaikan amanah dari Allah. Dari jemaah haji dan dari negara. Untuk menunaikan itu kita mulai dari memperbaiki diri sendiri," sambungnya.





