Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia mempertimbangkan untuk mengenakan tarif pada negara-negara yang tidak mendukung upayanya untuk mencaplok Greenland dari Denmark.
"Saya mungkin akan mengenakan tarif pada negara-negara jika mereka tidak setuju dengan Greenland, karena kita membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional," kata Trump di gedung Putih, Washington DC, pada Jumat (16/1) dikutip dari ABC.
Ancaman tarif Trump muncul setelah negara-negara Eropa keberatan terhadap rencana AS menguasai Greenland.
Sebagai bentuk dukungan untuk Greenland, Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan pasukan Prancis berpartisipasi dalam latihan militer bersama Denmark dan pasukan dari negara-negara yang tergabung dalam Pakta Petahanan Atlantik Utara (NATO).
Pengumuman dari Macron datang sehari setelah para Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen bertemu Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio di Gedung Putih.
"Jelas bahwa Presiden (Trump) memiliki keinginan untuk menaklukkan Greenland," kata Rasmussen di Washington DC, Rabu (14/1) dikutip dari Associated Press.
Sedangkan, sekelompok anggota DPR dan senator AS dari Partai Demokrat dan Partai Republik telah mengunjungi Kpenhagen, Denmark. Mereka mencoba meyakinkan pemerintah Denmark bahwa banyak anggota Kongres tak mendukung upaya mencaplok Greenland.
"Itu bukan masalah Republikan versus Demokrat. Ini adalah pengakuan, sekali lagi, atas hubungan yang kuat dan berkelanjutan selama beberapa dekade," kata Senator dari Partai Republik, Lisa Murkowski.




