Venezuela: Serangan AS tewaskan 83 orang, termasuk 32 warga Kuba

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Mexico City (ANTARA) - Sebanyak 83 orang tewas dan sedikitnya 112 lainnya terluka dalam operasi militer Amerika Serikat ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro awal bulan ini.

Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino Lopez pada Jumat (16/1) dalam upacara pemberian penghargaan bagi personel militer dan warga sipil yang menjadi martir dalam serangan itu.

"Tiga puluh dua rekan kita dari Republik Kuba turut mengorbankan nyawa. Total 83 orang gugur dan lebih dari 112 lainnya terluka, yang kini dirawat oleh sistem kesehatan militer kita," katanya.

Padrino Lopez menyebut jumlah korban tewas termasuk 47 anggota Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian (FANB), termasuk sembilan perempuan, serta warga sipil.

Ia mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan kepada keluarga korban dan akan membangun monumen nasional untuk mengenang para pejuang yang gugur.

Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan besar-besaran ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, untuk kemudian diterbangkan ke New York.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pasangan itu akan diadili atas dugaan terlibat dalam "narkoterorisme" dan dianggap sebagai ancaman, termasuk bagi Amerika Serikat.

Dalam sidang perdana di New York, keduanya menyatakan tidak bersalah.

Venezuela kemudian meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, sedangkan Mahkamah Agung setempat menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai kepala negara sementara.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Senat AS blokir upaya batasi kewenangan militer presiden di Venezuela
Baca juga: Para pekerja Venezuela gelar aksi unjuk rasa, tuntut kepulangan Maduro


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pesawat ATR 400 hilang kontak, BASARNAS cari di sekitar Maros-Pangkep
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Timnas Inggris Butuh Hal Ini untuk Sukses di Piala Dunia 2026
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Cucu Keluarga Konglomerat Henry Pribadi Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Ski di Jepang
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Kembali Bugar Setelah Terserang Hipertensi Bukan Hal Mustahil, Simak Tipsnya!
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Emas Pegadaian 17 Januari 2026: Galeri24 dan UBS Kompak Menguat
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.