127 Dapur SPPG Beroperasi di Kepri, Masuk Peringkat Lima Nasional

bisnis.com
12 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BATAM – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini telah memiliki 127 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah beroperasi dan menjadi ujung tombak pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto di daerah tersebut.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan peran strategis SPPG dalam memastikan distribusi makanan bergizi dapat menjangkau anak-anak secara merata hingga ke pelosok wilayah Kepri, termasuk pulau-pulau terluar.

“SPPG adalah ujung tombak keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Saat ini di Kepri sudah beroperasi 127 unit SPPG dari target 253 unit. Artinya, masih ada kekurangan sekitar 127 unit yang harus segera kita penuhi,” ujar Nyanyang, Jumat 16 Januari 2026, kemarin.

Ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong percepatan penambahan dapur SPPG, khususnya di wilayah pulau-pulau terdepan, agar pemerataan layanan gizi dapat segera terwujud.

Dengan capaian 127 unit SPPG yang telah beroperasi, Provinsi Kepri saat ini menempati peringkat lima besar secara nasional dalam pelaksanaan Program MBG.

Nyanyang berharap seluruh SPPG di Kepri dapat berfungsi optimal dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, sekaligus menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Baca Juga

  • Pemerintah Bidik 35.000 SPPG Rampung pada 2026, Layani 82,9 Juta Penerima MBG
  • BGN Targetkan Penerima MBG Tembus 55 Juta per 8 Januari, Punya 19.188 SPPG
  • BGN Targetkan 8.200 SPPG di Daerah 3T, tapi Baru 190 Dapur pada Tahun Ini

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Kepri telah mengalokasikan anggaran melalui APBD guna pembangunan infrastruktur dapur layanan gizi serta membentuk satuan tugas MBG di setiap kabupaten dan kota. Satgas ini bertugas mengawasi kualitas makanan serta memastikan ketersediaan layanan gizi berjalan sesuai standar.

“Pengawasan kualitas dan pemenuhan kebutuhan yang masih kurang akan terus kita benahi agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Nyanyang.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga JGC Cakung Demo, Beli Rumah Rp 1 Miliar tapi Bau Sampah
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Menbud Dorong Percepatan Pemugaran Muarajambi Jadi Living Heritage Dunia
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Konser di Jakarta, Brian McKnight Ngaku Sempat Tidak Percaya Konsep Cinta
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Menteri KKP Ungkap Ada 3 Pegawainya dalam Pesawat Hilang Kontak di Maros
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Pelaku Onani di Bus TransJakarta Terancam Pidana Satu Tahun Penjara
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.