Taruna KKP Siap Turun Langsung Bantu Pemulihan Bencana Sumatra

tvrinews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung penanganan bencana di wilayah Sumatra dengan menerjunkan taruna dari berbagai satuan pendidikan vokasi. Para taruna ditugaskan untuk membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak, khususnya pada tahap pembersihan pascabencana.

Salah satu taruna Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Muhammad Ridho, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam misi kemanusiaan tersebut. Ia menyebut penugasan ini sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus pengabdian kepada masyarakat.

“Saya siap seratus persen sebagai taruna yang diberangkatkan ke Sumatra untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kami akan berusaha semaksimal mungkin membantu pemerintah di lapangan,”kata Ridho dalam keterangan resmi KKP, Sabtu, 17 Januari 2026.

Ridho menjelaskan, para taruna akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan di lokasi terdampak, mulai dari pembersihan area hingga membantu proses pemulihan lingkungan. Penugasan ini juga menjadi sarana penerapan ilmu dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama menjalani pendidikan.

Dalam pelaksanaannya, para taruna dibekali berbagai perlengkapan pendukung seperti tali, sarung tangan, sepatu lapangan, serta alat bantu sederhana lainnya guna menunjang aktivitas pembersihan di area yang sulit dijangkau.
Sebagai bagian dari respons cepat bencana, KKP telah mengerahkan sebanyak 1.142 taruna dari berbagai lembaga pendidikan vokasi kelautan dan perikanan ke sejumlah titik terdampak di Sumatra. 

Kehadiran mereka difokuskan untuk membantu pembersihan lumpur dan puing di wilayah yang tidak dapat dijangkau alat berat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan kondisi medan di lokasi bencana cukup berat, sehingga membutuhkan dukungan tenaga tambahan.

“Saya sudah meninjau langsung ke lapangan dan memang kondisinya cukup berat. Karena itu kami membekali para taruna sebelum diterjunkan. Salah satu tugas utama mereka adalah membantu membersihkan lumpur yang cukup tebal,”ungkap Trenggono saat melepas keberangkatan taruna di Halim beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan, pengerahan taruna menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat. KKP juga membuka peluang penambahan jumlah taruna apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan dukungan tenaga tambahan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
37 Ribu Penumpang KA Tinggalkan Jakarta Saat Libur Isra Mikraj, Mayoritas Menuju Yogyakarta
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi, Ini Targetnya di Pemilu 2029
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Usai Dirazia Polisi, Pengendara Masih Bandel Lawan Arah di Jalan Lebak Bulus
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Pemerintah AS Tangguhkan Penerbitan Visa Imigran kepada 75 Negara karena Cuma Jadi Beban Anggaran
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Simak daftar lengkap harga emas di Pegadaian yang hari ini kompak naik
• 18 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.