Jakarta: Kemampuan adaptasi dan kreativitas anak bangsa butuh dukungan ekosistem yang kuat dan terarah agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan sejatinya secara individu generasi muda memiliki modal dasar kemampuan adaptasi dan kreativitas saat menghadapi cepatnya perkembangan teknologi.
"Namun ekosistem yang belum sepenuhnya siap, menyebabkan muncul beragam tantangan yang harus segera diatasi," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 17 Januari 2025.
Baca Juga :
Lestari Moerdijat Dorong Pemanfaatan Perpustakaan untuk Peningkatan Literasi AnakWakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Foto: Istimewa
Sementara Survei Literasi Digital Indonesia 2023 menyebut indeks literasi digital Indonesia berada di angka 3,84 dari skala 5 (kategori 'sedang'). Namun aspek keamanan digital (3,52) dan kecakapan digital (3,44) masih relatif rendah.
Menurut Lestari, kondisi tersebut harus segera dijawab langkah nyata dengan mempersiapkan ekosistem digital yang kuat, adil, dan terarah bagi generasi penerus bangsa.
Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan kalangan industri teknologi harus segera diwujudkan.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI menyebut pemerataan infrastruktur digital, kurikulum, penguatan keamanan, dan etika, dapat direalisasikan untuk menjadi dasar bagi setiap anak bangsa dalam menyikapi perkembangan teknologi saat ini.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap, dengan kesiapan yang matang, menghadapi perkembangan teknologi yang cepat saat ini generasi penerus bangsa tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta dan pengendali teknologi di masa depan.




