Jalankan Perintah Prabowo, TNI AD Bangun Jembatan Gantung di Kediri-Lampung

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Jembatan yang dipimpin TNI AD. Satgas ini bertugas untuk mempercepat pembangunan jembatan gantung di beberapa wilayah, baik di lokasi jembatan yang rusak karena bencana maupun yang memang belum ada jembatan.

Satgas Jembatan ditarget menjangkau hingga 300 ribu titik di seluruh pelosok negeri. Hasilnya mulai terlihat sekarang dengan rampungnya sejumlah jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat dan anak sekolah.

Salah satu proyek yang telah rampung adalah jembatan gantung di Sungai Bok Pendem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Jembatan dengan panjang 40 meter dan lebar 1,2 meter itu menghubungkan Desa Keling dengan Desa Kelampisan yang terpisah aliran sungai.

Dengan rampungnya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat dari kedua desa kini menjadi lebih lancar. Jembatan ini juga dilengkapi dengan pagar pengaman guna menunjang keselamatan warga yang melintas.

Jembatan yang menghubungkan kedua desa tersebut rusak berat sejak sebelum 1980 sehingga tidak dapat digunakan lagi untuk menyeberang.

Adapun proses pembangunan dimulai pada 14 Desember 2025. Jembatan yang telah lama dinantikan warga tersebut rampung dalam hitungan hari.

"Keberadaan infrastruktur penghubung ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh warga menuju berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari lahan pertanian, sekolah, hingga pasar. Sebelumnya, warga harus memutar melalui jalan besar dengan jarak yang jauh untuk mencapai tujuan mereka," demikian keterangan Bakom RI dikutip Sabtu (17/1).

Jembatan Gantung Garuda

Di Wonosobo Satgas juga bekerja membangun jembatan gantung yang dibutuhkan masyarakat. Jembatan itu bernama Jembatan Gantung Garuda, terletak di Desa Sindupaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah

Jembatan sepanjang 90 meter yang melintasi Sungai Begaluh ini dibangun oleh Kodim 0707/Wonosobo dalam waktu sekitar dua minggu. Infrastruktur tersebut menghubungkan Dusun Klilin dan Desa Sindupaten di Kecamatan Kertek dengan Dusun Pagentan di Kecamatan Kalikajar. Keberadaan jembatan memangkas jarak tempuh warga dan memudahkan aktivitas sehari-hari, terutama dalam mengakses pusat ekonomi.

Manfaat jembatan langsung dirasakan masyarakat setempat. Dalam video yang dirilis Pusat Zeni TNI AD, Sabtu (17/1), seorang warga Desa Sindupaten menyebutkan bahwa akses menuju Pasar Kertek kini menjadi lebih dekat.

“Dulu kami ke Pasar Kertek harus memutar lebih jauh, sekarang dengan adanya jembatan ini, ke Pasar Kertek lebih dekat dan lebih cepat sampai,” kata warga.

Dalam keterangan resminya, Sabtu (17/1), Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama membangun jembatan ini. Dalam waktu kurang lebih 2 minggu, jembatan berhasil selesai dan siap digunakan. Ini berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak,” ujar Letkol Inf Yoyok.

Jembatan Gantung Ciharuman

Di Pangandaran sebuah jembatan gantung yang menjadi akses utama warga menyeberang juga terbangun. Jembatan itu berdiri di atas sungai Ciharuman yang menghubungkan Desa Harumandala, Kabupaten Pangandaran, dengan Dusun Mekar Haruman, Desa Sindang Asih, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya.

Jembatan Gantung Ciharuman memiliki panjang 37 meter dan lebar 1,5 meter. Kehadiran jembatan ini sangat penting karena menjadi akses bagi anak-anak menuju sekolah mereka. Sebelum ada jembatan anak-anak maupun warga harus berbasah-basahan menyeberangi sungai untuk bisa sampai tujuannya.

Maka itu dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman. Anak-anak sekolah tidak lagi harus basah-basahan menyeberangi sungai, sementara mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian berjalan lebih lancar.

Jembatan Way Umbar

Vitalnya kehadiran jembatan gantung juga dirasakan oleh warga Desa Pekon Umbar, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Jembatan sepanjang 120 meter itu menjadi jawaban atas harapan lama warga desa yang selama ini menginginkan akses penyeberangan yang aman dan layak.

Jembatan lama yang berdiri di sana rusak pada 2023. Kondisi ini membuat warga harus menyeberangi sungai dengan berjalan kaki. Anak-anak sekolah, pekerja perkebunan, hingga ibu-ibu yang hendak berbelanja ke pasar terpaksa berbasah-basahan demi mencapai tujuan.

TNI AD membangun kembali Jembatan Gantung Way Umbar pada akhir 2025 lalu dan selesai dalam waktu enam hari.

Jembatan Gantung Lo Pasir

Jembatan gantung yang berada di atas Sungai Lo Pasir, Desa Karanggayem, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah itu memiliki panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter. Jembatan gantung ini dibangun pada akhir 2025 dan selesai pada awal 2026.

Sejak rampung, jembatan Lo Pasir langsung dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari. Masyarakat tampak hilir-mudik mengangkut hasil pertanian dan membawa barang dagangan. Bahkan, jembatan ini juga sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, mempercepat mobilitas warga setempat.

Kini, Jembatan Gantung Lo Pasir menjadi jalur konektivitas penting bagi sekitar 25 kepala keluarga di Desa Karanggayem, sekaligus menjadi akses vital menuju SD Negeri 1 Karanggayam, SMP Negeri 2 Lumbir, hingga SMK Bunda Satria Wangon.

Jembatan Sungai Keduang 2

Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Bulak dan Dusun Pengkol kini telah rampung. Jembatan yang berada di atas Sungai Keduang itu sebelumnya rusak akibat diterjang banjir pada 15 Desember 2024.

Jembatan kembali dibangun pada pertengahan Desember 2025 dan kini sudah bisa digunakan. Para siswa kini tidak perlu lagi berenang untuk menyeberangi sungai saat berangkat dan pulang sekolah. Para petani pun kini dapat mengangkut hasil panen dengan lebih mudah tanpa harus menceburkan diri ke sungai. Mobilitas warga semakin lancar, bahkan kendaraan roda dua sudah bisa melintas.

"Kegiatan petani, anak sekolah semua bisa jalan lancar. Terima kasih,” ujar salah seorang warga.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AS Tuduh Afrika Selatan Abaikan Perintah untuk Pulangkan Kapal Perang Iran
• 15 jam laluidntimes.com
thumb
Anggota Brimob Polda Aceh Gabung Militer Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ignasius Jonan dan Ahok Dijadwalkan Diperiksa Jaksa dalam Sidang Kasus Korupsi Pertamina
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Tirukan Aksen Macron, Ancam Tarif 25 Persen untuk Prancis
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rusia Anggap Greenland Bagian dari Wilayah Denmark
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.