Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di wilayah antara Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1).
Pesawat tersebut terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan dijadwalkan mendarat pukul 12.20 WIB. Basarnas Makassar telah mengerahkan tim menuju lokasi setelah menerima titik koordinat hilang kontak pesawat tersebut.
"Saat ini kami menuju lokasi yang mana diberikan titik koordinat (lokasi hilang kontak) oleh Airnav Makassar di sekitaran Maros, Leang-leang," ujar Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan seperti dikutip dari Antara.
Basarnas mengatakan pesawat tersebut mengangkut 11 orang. Mereka terdiri dari delapan awak dan tiga penumpang.
"Kontak terakhir dengan pesawat dilaporkan terputus pada pukul 13.17 WITA," katanya.
Posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros. Koordinat hilangnya pesawat berada pada titik 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan mengatakan pencarian dilakukan Basarnas dengan penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara (AU).
"Target pencarian di pegunungan kapur Bantimurung, desa Leang-leang, Kabupaten Maros, dan menjadi Posko Basarnas di dekat lokasi," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa di Jakarta, Sabtu (17/1).




