JAKARTA, KOMPAS.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU) bergerak cepat mengerahkan helikopter jenis Caracal H225 dengan nomor registrasi H2213 untuk mencari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026).
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, pengerahan helikopter ini dilakukan setelah Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hasanuddin Makassar berkoordinasi dengan Airnav Makassar.
Baca juga: Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros Bawa 11 Penumpang dan Disewa KKP
"Pihak TNI AU dalam hal ini Lanud Hasanuddin sudah koordinasi dengan Airnav Makassar dan Kepala Kantor SAR Makassar," katanya kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu.
"TNI AU sudah menerjunkan satu pesawat Heli Caracal H225 Nomor Registrasi H2213 lengkap dengan tim SAR," sambung dia.
Suadnyana menjelaskan, personel Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) TNI AU juga diterjunkan dalam operasi pencarian tersebut. Setidaknya 79 personel Pasgat dan 10 personel dukungan penerbangan dari Lanud Hasanuddin diikutkan.
"Intinya kami sudah berkoordinasi dengan satuan lain untuk bisa membantu maksimal dalam pencarian tersebut," tandasnya.
Pesawat ATR hilang kontak di MarosSebagai informasi, Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melintasi Wilayah Leang Leang Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Basarnas Makassar tengah menuju ke lokasi titik koordinat yang diberikan oleh AirNav.
"Saat ini, kami telah menuju lokasi yang mana diberikan koordinat dari AirNav di sekitar Kabupaten Maros, sekitar Leang Leang," kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).
Andi Sultan mengatakan, pihaknya telah berangkat ke lokasi hilang kontak pesawat milik Indonesia Air Transport dengan tiga regu untuk mempercepat proses pengecekan.
"Sortir pertama untuk melakukan asesmen ke lokasi dan juga lima orang, dan diberangkatkan lagi 15 orang yang kedua. Dan sortir berikutnya akan kami berangkatkan bersama potensi yang ada sekitar 40 orang," ujarnya.
Baca juga: Pegunungan Kapur Bantimurung di Sulsel Jadi Lokasi Pencarian Pesawat ATR Hilang kontak
Pesawat tersebut, menurut Andi, diketahui bertolak dari Yogyakarta menuju Kota Makassar.
"Informasi sementara, Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport itu terbang dari Yogyakarta menuju Makassar," pungkasnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




