Bidang Lingkungan Kohati Badko Sulsel Ajak Kader Bergerak Jaga Lingkungan Lewat Edukasi Eco Enzyme

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Bidang Lingkungan Hidup Korps HMI-Wati (Kohati) Badan Koordinasi (Badko) Sulawesi Selatan menyelenggarakan Seminar Lingkungan Hidup dan Workshop Pembuatan serta Pemanfaatan Eco Enzyme, di Makassar Creative Hub, Sabtu (17/1/2026).

Ketua Bidang Lingkungan Hidup KOHATI BADKO Sulsel, Nur Wahidah Usman, mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan kolektif terhadap permasalahan sampah yang belum terkelola dengan baik.

“Kegiatan ini berangkat dari keresahan tentang sampah atau limbah yang masih minim pengelolaan dan pemanfaatannya. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi peserta untuk bisa memahami bagaimana kondisi lingkungan, cara sederhana merawat lingkungan hingga pengelolaan limbah organik,” ungkapnya.

Dalam sesi workshop, para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung pembuatan Eco Enzyme.

Cairan serbaguna ini dihasilkan melalui proses fermentasi limbah organik, seperti kulit buah, yang diubah menjadi cairan pembersih alami.

Nur Wahidah menambahkan bahwa keterampilan praktis ini diharapkan menjadi solusi nyata yang dapat dibawa pulang oleh setiap kader ke daerah masing-masing.

“Melalui workshop ini, peserta diberikan kesempatan untuk praktik langsung mengelola limbah organik (kulit buah) sebagai produk yang bernilai (cairan pembersih). Tentu ini sangat bermanfaat dan mempunyai output yang sangat besar untuk lingkungan,” lanjutnya.

Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum KOHATI BADKO Sulsel, Ita Rosita.

Turut hadir para Ketua Umum KOHATI tingkat cabang, delegasi KOHATI dari berbagai komisariat di Sulawesi Selatan, serta pelajar, mahasiswa, dan perwakilan sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan.

“Kegiatan ini menghadirkan perspektif ahli dengan mengundang narasumber dari WALHI Sulsel, Green House Adventure, yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai kondisi ekologis terkini di Sulawesi Selatan. Serta sebagai wujud komitmen bersama para kader Kohati untuk mulai mengimplementasikan pengelolaan limbah organik di lingkungan terkecil mereka sebagai langkah nyata menjaga bumi,” bebernya.(fit)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Kenakan Tarif 25 Persen untuk Chip AI, termasuk Nvidia
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Donald Trump Tak Gentar Kehadiran Militer Eropa, Ambisi Kuasai Greenland Tetap Jalan
• 23 jam lalueranasional.com
thumb
Mensos Targetkan Penambahan 100 Sekolah Rakyat Tiap Tahun
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Fakta-Fakta Awal Hilangnya Pesawat ATR di Maros Makassar
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
Debt Collector Tak Boleh Lagi Tagih Utang Setelah Batas Waktu Ini
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.