Puing Pesawat Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Diduga Milik Indonesia Air Transport

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MAKASSAR — Basarnas memperluas pencarian pesawat Indonesia Air Transport ke daerah Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, usai menerima laporan sejumlah warga yang diduga menemukan puing pesawat tersebut.

Pesawat Indonesia Air Transport rute Yogyakarta - Makassar sebelumnya dilaporkan hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros, Sabtu (17/1/2026) siang.

Telah beredar foto diduga sejumlah pendaki di Gunung Bulusaraung menemukan beberapa puing pesawat.

Kendati demikian, Kepala Bidang Operasi SAR Basarnas Makassar Andi Sultan mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah serpihan tersebut adalah puing pesawat milik Indonesia Air Transport yang hilang.

Oleh sebab itu pihaknya kemudian menurunkan personel untuk menyisir daerah tersebut. Sehingga kini pencarian difokuskan di dua lokasi, yaitu sekitar kawasan Leang-Leang dan Bulusaraung.

"Total ada sekitar 400 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian di Bulusaraung dan Leang-Leang. Jalur ke duanya kami lihat memang tersambung," ucap Andi Sultan, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga

  • Daftar Manifes Penumpang Pesawat Indonesia Air yang Hilang Kontak di Maros
  • Kronologi Pesawat ATR Indonesia Air Hilang Kontak di Maros
  • Pesawat Indonesia Air Transport Hilang Kontak, Basarnas Lakukan Pencarian

Diketahui berdasarkan data sementara, pesawat tersebut mengangkut total 11 orang yang terdiri dari 8 orang kru dan 3 orang penumpang.

Basarnas Makassar telah memberangkatkan tim untuk melakukan operasi pencarian dan juga mengerahkan sejumlah sarana pendukung, meliputi mobil truk personel, rescue car, serta drone untuk pemantauan udara.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menyampaikan bahwa pesawat dengan registrasi PK-THT itu dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT), pemegang AOC 034.

“Pesawat ATR 42-500 buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611 tersebut melaksanakan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto [JOG] menuju Makassar Sultan Hasanuddin [UPG], dengan pilot in command Capt. Andy Dahananto,” kata Lukman melalui keterangan resmi.

Menilik kronologinya, pada pukul 04.23 UTC, pesawat diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.

Dalam proses itu, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya sehingga ATC memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.

ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Namun, setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat dinyatakan terputus.

“Menindaklanjuti kondisi tersebut, ATC mendeklarasikan fase darurat DETRESFA [Distress Phase] sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku,” lanjutnya.

Lebih lanjut, AirNav Indonesia Cabang MATSC lantas berkoordinasi dengan Rescue Coordination Center (RCC) Basarnas Pusat serta Kepolisian Resor Maros melalui kapolsek bandara, guna mendukung langkah pencarian dan pertolongan.

Pada saat bersamaan, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar lantas melakukan persiapan pembukaan crisis center di terminal keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.

Tim penyelamat kemudian menetapkan target pencarian di pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros dan menjadi Posko Basarnas di dekat lokasi.

“Pencarian lanjutan direncanakan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas yang dijadwalkan pada pukul 16.25 WITA,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
6 Artis Indonesia Keturunan Belgia, Ada yang Lagi Disorot
• 16 jam laluinsertlive.com
thumb
KKP Ungkap 3 Pegawainya Jadi Korban Pesawat ATR 42-500, Ini Identitasnya!
• 3 jam laludisway.id
thumb
Kronologi Lengkap Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros Sulsel
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Hasil Liga Inggris: Man United Menangi Derbi Manchester Lawan Man City
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Turun Lagi, Harga Emas Antam Akhir Pekan Ini Dipatok Rp2.663.000 per Gram
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.