Masih Di-banned FIFA, Diam-diam Manajemen dan Pelatih PSM Tomas Trucha Mulai Lobi Pemain Asing Baru!

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Putaran pertama Super League 2025/2026 menjadi fase evaluasi serius bagi PSM Makassar. Hasil yang jauh dari ekspektasi membuat pelatih kepala Tomas Trucha menatap paruh kedua musim dengan tekad perubahan.

Pelatih asal Republik Ceko itu optimistis PSM bisa bangkit setelah jeda kompetisi. Ia menilai jeda paruh musim memberi ruang pemulihan sekaligus momentum untuk membenahi fondasi tim.

“Saya percaya kami punya waktu untuk pemulihan dan memulai dengan kuat di putaran kedua,” ujar Tomas Trucha dalam sesi konferensi pers, Jumat (9/1/2026).

Optimisme Trucha muncul di tengah performa PSM yang belum stabil sepanjang putaran pertama. Juku Eja hanya mampu bertengger di peringkat ke-12 klasemen sementara, dengan catatan empat kemenangan, tujuh hasil imbang, dan enam kekalahan.

Situasi kian berat karena PSM menutup paruh musim dengan tren negatif. Empat kekalahan beruntun dalam empat laga terakhir menjadi sinyal bahwa ada masalah struktural yang harus segera dibenahi.

Tak hanya soal hasil, performa di lapangan juga memperlihatkan ketimpangan antarlini. Produktivitas serangan belum konsisten, sementara lini belakang kerap kehilangan fokus pada momen-momen krusial.

Di tengah kondisi tersebut, PSM Makassar masih dibayangi sanksi FIFA yang membatasi aktivitas transfer pemain. Situasi ini membuat ruang gerak manajemen menjadi terbatas, terutama untuk mendaftarkan pemain baru secara resmi.

Meski demikian, Tomas Trucha menegaskan kepercayaannya terhadap skuad yang dimiliki saat ini. Menurutnya, masalah utama bukan pada jumlah pemain, melainkan keseimbangan dan efektivitas permainan.

“Saya senang dengan skuad yang kami miliki sekarang. Yang ingin kami lakukan adalah mencoba menyeimbangkan tim,” ucap Trucha.

Namun, di balik pernyataan normatif tersebut, terselip sinyal kuat bahwa PSM tak sepenuhnya pasif. Trucha secara terbuka mengakui kebutuhan akan tambahan tenaga asing, terutama untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tim.

Pelatih berusia 44 tahun itu memastikan bahwa rencana mendatangkan pemain asing sudah masuk dalam agenda, meski realisasinya masih bergantung pada penyelesaian sanksi yang membelit klub.

“Kami tentu ingin menambah pemain asing. Itu bagian dari rencana kami ke depan,” tegasnya.

Pernyataan ini memperkuat indikasi bahwa manajemen PSM Makassar mulai melakukan penjajakan dan komunikasi awal dengan sejumlah pemain asing, sembari menunggu lampu hijau dari otoritas sepak bola internasional.

Bagi PSM, paruh kedua musim bukan sekadar lanjutan kompetisi, melainkan ujian arah kebijakan klub. Di tengah keterbatasan regulasi dan tekanan hasil, langkah Trucha dan manajemen—apakah mampu memanfaatkan momentum atau kembali tertinggal—akan menentukan apakah Juku Eja masih relevan dalam persaingan papan atas Super League musim ini.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bantu Pencarian Pesawat ATR 400 di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter H225M Caracal
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Trinland (TRIN) Berencana Tambah Komisaris Independen
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Wamen LH Tekankan Program Makan Bergizi Gratis Harus Sejalan dengan Prinsip Ramah Lingkungan
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Kondisi Cuaca Saat Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros: Sedikit Berawan, Jarak Pandang 8 Kilometer
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Sepi Geliat Bisnis Pasar Tekstil Cipadu
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.