JONATAN Christie melaju ke partai puncak India Terbuka 2026 setelah menyingkirkan wakil Singapura, Loh Kean Yew dua gim langsung di semifinal dan menjaga peluang Indonesia meraih gelar di turnamen Super 750 tersebut.
Tunggal putra andalan Indonesia itu memastikan tiket final usai tampil solid di Indira Gandhi Sports Complex, Sabtu (17/1). Jonatan mengatasi perlawanan wakil Singapura, Loh Kean Yew, dengan skor 21-18 dan 22-20 dalam pertandingan berdurasi 46 menit.
Kemenangan tersebut sekaligus menegaskan konsistensi Jonatan di awal musim 2026, sekaligus menjaga asa Indonesia membawa pulang gelar dari India Terbuka.
Baca juga : India Open 2026: Jonatan Christie Syukuri Tiket Semifinal, Ingin Duel Ulang Lawan Kunlavut
Pada gim pertama, Jonatan sempat berada dalam tekanan. Ia tertinggal 5-11 saat interval dan masih kesulitan mengejar hingga kedudukan 9-15. Namun, perubahan tempo permainan membuat momentum berbalik.
Jonatan menyamakan skor 15-15, lalu unggul 18-16 sebelum menutup gim pembuka dengan tiga poin beruntun.
Gim kedua berlangsung lebih ketat. Loh unggul tipis 11-9 di interval, tetapi Jonatan mampu membalikkan keadaan menjadi 17-13. Tekanan kembali datang hingga skor imbang 20-20.
Baca juga : Jadwal Perempat Final India Open 2026: Jojo Cari Balas Dendam, Putri KW Tantang Ratu Korea
Dalam situasi krusial, ketenangan Jonatan menjadi pembeda untuk mengamankan dua poin terakhir dan mengunci kemenangan.
Sebelumnya, Jonatan juga mencatat kemenangan di perempat final dengan menundukkan wakil Prancis, Christo Popov, 21-19 dan 21-19.
Usai laga, Jonatan menilai pencapaiannya sebagai awal positif di awal tahun. “Pertama, puji Tuhan dulu bisa lolos ke babak semifinal lagi. Ini seperti good start lah di awal tahun,” ujar Jojo, sapaan akrab Jonatan, dalam keterangannya.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan. “Ini menjadi koreksi untuk pertandingan besok bagaimana untuk tetap konsisten polanya sampai akhir,” kata Jonatan.
Pada partai final yang dijadwalkan Minggu (18/1), Jonatan akan menghadapi pemenang duel antara Victor Lai dari Kanada atau Lin Chun-yi asal Taiwan. Laga puncak ini menjadi peluang bagi Jonatan untuk menegaskan dominasinya di awal musim 2026.





