Deli Serdang (ANTARA) - Tim bola voli putri Jakarta Electric PLN Mobile melalui perjuangan keras akhirnya mampu mengalahkan Bandung BJB Tandamata dalam duel seru yang berakhir dengan skor 3-2 (20-25, 25-23, 25-27, 25-18,15-13) dalam Proliga 2026 di GOR Voli Indoor Sport Center Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu.
Bandung BJB Tanda Mata yang sejak awal mengusung misi kemenangan, sejak awal pertandingan langsung bermain impresif dipadu dengan bloking yang ketat membuat lawan tertekan.
Penampilan Sonaly dan kawan kawan yang cukup konsisten sepanjang laga membuat perolehan poin terus memimpin. Terus tampil dengan konsisten, Bandung BJB Tanda Mata akhirnya di set pertama ini menutup laga dengan skor 25-20.
Pada set ke dua, Jakarta Electric PLN Mobile yang kehilangan set pertama, mencoba bangkit dengan menerapkan permainan yang lebih rapi.
Dua pemain asingnya Celeste Elle Plak dan Neriman Ozsoy cukup bermain bagus. Lewat kontribusi keduanya, secara perlahan permainan Jakarta Electric semakin membaik dan mampu terus menambah poin
Di sisi lain, Bandung BJB Tandamata juga tak mau terus didikte lawan, Perlawanan keras juga mereka tampilkan demi mengimbangi permainan lawan.
Skor krusial sempat terjadi dengan kedudukan 23-23 yang membuat jalannya laga semakin menarik. Namun akhirnya Jakarta Electric mampu menyudahi laga dengan skor 25-23.
Di set ketiga, permainan semakin menarik. Kedua tim semakin menampilkan permainan ngotot demi penambahan poin. Alhasil saling kejar poin pun terjadi, bahkan beberapa kali terjadi poin sama.
Namun Bandung BJB Tandamata lebih beruntung. Diakhir akhir laga anak anak asuh Risco Herlambang itu bermain lebih tenang dan berhasil menutup laga dengan skor 27-25.
Di set keempat, jalannya laga semakin menarik. Kedua tim semakin ngotot untuk meraih poin dengan sama sama mengandalkan smes-smes keras. Pada awal set ke empat ini raihan poin tim saling kejar mengejar, bahkan beberapa kali terjadi skor sama 5-5 hingga 10-10.
Namun selanjutnya permainan Jakarta Electric PLN Mobile semakin tak terbendung dan membuat permainan Bandung BJB Tandamata semakin tertekan.
Secara perlahan Jakarta Electrik semakin menggila. Mereka terus bermain menekan dan terus memimpin perolehan poin hingga 23-17 sebelum akhirnya menutup laga dengan skor 25-18 dan merubah kedudukan menjadi 2-2 yang memaksa laga harus dilanjutkan ke set kelima.
Pada set kelima yang merupakan set penentuan, Jakarta Elektric tak lagi memberi angin kepada lawan. Pada awal laga mereka langsung memimpin dengan skor 4-1, 6-3, dan hingga
pertengahan set kelima ini unggul dengan skor 8-5.
Berpindah lapangan, Jakarta Elektric mencoba untuk terus memimpin perolehan poin, namun Bandung BJB juga tak mau ketinggalan dan mencoba terus menempel bahkan mampu menyamakan skor menjadi 9-9, bahkan memimpin 10-9.
Namun Bandung BJB tak mau didikte. Mereka melawan dan sempat membuat kedudukan menjadi 11-11 bahkan hingga 13-13, namun akhirnya Jakarta Electric PLN Mobile lah yang menutup laga dengan kemenangan 15-13.
Asisten Pelatih Jakarta Electric M Alim Suseno usai laga mengaku laga tersebut sangat melelahkan karena harus diakhiri hingga set ke lima. Namun ia apresiasi anak anak asuhnya tetap konsisten hingga akhirnya mampu memenangkan pertandingan.
"Sangat melelahkan. Dalam kondisi tersebut, memang siapa yang siap dia yang akan memenangkan laga. Alhamdulillah mental anak anak terus terjaga," katanya.
Sementara Pelatih Bandung BJB Risco Herlambang mengakui anak anak asuhnya sedikit kelelahan karena sehari sebelumnya berlaga melawan tuan rumah Medan Falcon.
"Kemarin kita main dan hari ini main lagi. Beberapa pemain kurang fit. Walaupun kalah, tapi terus terang kami sangat mengapresiasi permainan yang ditampilkan anak anak.," katanya.
Baca juga: Pertamina Enduro menangkan duel sengit lawan Livin' Mandiri
Bandung BJB Tanda Mata yang sejak awal mengusung misi kemenangan, sejak awal pertandingan langsung bermain impresif dipadu dengan bloking yang ketat membuat lawan tertekan.
Penampilan Sonaly dan kawan kawan yang cukup konsisten sepanjang laga membuat perolehan poin terus memimpin. Terus tampil dengan konsisten, Bandung BJB Tanda Mata akhirnya di set pertama ini menutup laga dengan skor 25-20.
Pada set ke dua, Jakarta Electric PLN Mobile yang kehilangan set pertama, mencoba bangkit dengan menerapkan permainan yang lebih rapi.
Dua pemain asingnya Celeste Elle Plak dan Neriman Ozsoy cukup bermain bagus. Lewat kontribusi keduanya, secara perlahan permainan Jakarta Electric semakin membaik dan mampu terus menambah poin
Di sisi lain, Bandung BJB Tandamata juga tak mau terus didikte lawan, Perlawanan keras juga mereka tampilkan demi mengimbangi permainan lawan.
Skor krusial sempat terjadi dengan kedudukan 23-23 yang membuat jalannya laga semakin menarik. Namun akhirnya Jakarta Electric mampu menyudahi laga dengan skor 25-23.
Di set ketiga, permainan semakin menarik. Kedua tim semakin menampilkan permainan ngotot demi penambahan poin. Alhasil saling kejar poin pun terjadi, bahkan beberapa kali terjadi poin sama.
Namun Bandung BJB Tandamata lebih beruntung. Diakhir akhir laga anak anak asuh Risco Herlambang itu bermain lebih tenang dan berhasil menutup laga dengan skor 27-25.
Di set keempat, jalannya laga semakin menarik. Kedua tim semakin ngotot untuk meraih poin dengan sama sama mengandalkan smes-smes keras. Pada awal set ke empat ini raihan poin tim saling kejar mengejar, bahkan beberapa kali terjadi skor sama 5-5 hingga 10-10.
Namun selanjutnya permainan Jakarta Electric PLN Mobile semakin tak terbendung dan membuat permainan Bandung BJB Tandamata semakin tertekan.
Secara perlahan Jakarta Electrik semakin menggila. Mereka terus bermain menekan dan terus memimpin perolehan poin hingga 23-17 sebelum akhirnya menutup laga dengan skor 25-18 dan merubah kedudukan menjadi 2-2 yang memaksa laga harus dilanjutkan ke set kelima.
Pada set kelima yang merupakan set penentuan, Jakarta Elektric tak lagi memberi angin kepada lawan. Pada awal laga mereka langsung memimpin dengan skor 4-1, 6-3, dan hingga
pertengahan set kelima ini unggul dengan skor 8-5.
Berpindah lapangan, Jakarta Elektric mencoba untuk terus memimpin perolehan poin, namun Bandung BJB juga tak mau ketinggalan dan mencoba terus menempel bahkan mampu menyamakan skor menjadi 9-9, bahkan memimpin 10-9.
Namun Bandung BJB tak mau didikte. Mereka melawan dan sempat membuat kedudukan menjadi 11-11 bahkan hingga 13-13, namun akhirnya Jakarta Electric PLN Mobile lah yang menutup laga dengan kemenangan 15-13.
Asisten Pelatih Jakarta Electric M Alim Suseno usai laga mengaku laga tersebut sangat melelahkan karena harus diakhiri hingga set ke lima. Namun ia apresiasi anak anak asuhnya tetap konsisten hingga akhirnya mampu memenangkan pertandingan.
"Sangat melelahkan. Dalam kondisi tersebut, memang siapa yang siap dia yang akan memenangkan laga. Alhamdulillah mental anak anak terus terjaga," katanya.
Sementara Pelatih Bandung BJB Risco Herlambang mengakui anak anak asuhnya sedikit kelelahan karena sehari sebelumnya berlaga melawan tuan rumah Medan Falcon.
"Kemarin kita main dan hari ini main lagi. Beberapa pemain kurang fit. Walaupun kalah, tapi terus terang kami sangat mengapresiasi permainan yang ditampilkan anak anak.," katanya.
Baca juga: Pertamina Enduro menangkan duel sengit lawan Livin' Mandiri




