tvOnenews.com - Kemungkinan bergabungnya Marko Dugandzic ke Persib Bandung mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan pendukung Maung Bandung.
Nama penyerang asal Kroasia itu mencuat seiring evaluasi menyeluruh yang dilakukan tim pelatih Persib usai menutup paruh musim Super League 2025/26 di puncak klasemen. Meski berstatus pemimpin liga, Persib dinilai masih memiliki celah yang perlu segera diperbaiki, terutama di lini depan.
Isu kedatangan Dugandzic menguat setelah sang pemain resmi mengumumkan perpisahan dengan klub K-League 1, FC Seoul. Status bebas transfer membuatnya menjadi opsi realistis bagi Persib yang tengah mencari penyerang berpengalaman.
Berdasarkan data nilai pasar, Dugandzic memiliki valuasi sekitar Rp15,64 miliar, angka yang dinilai masih masuk akal untuk klub papan atas Super League.
Bagi Persib, posisi penyerang menjadi sektor krusial. Masalah inefektivitas peluang, termasuk kegagalan mengeksekusi penalti, menjadi alarm serius meski tim berada di puncak klasemen.
Kehadiran striker dengan pengalaman dan ketenangan di momen krusial dinilai bisa menjadi pembeda dalam perburuan gelar domestik sekaligus kiprah di kompetisi Asia.
Evaluasi Bojan Hodak: Puncak Klasemen Bukan Jaminan
Persib Bandung menutup putaran pertama dengan raihan 38 poin hasil dari 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Capaian itu mengantar Maung Bandung menyandang status juara paruh musim. Namun, pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa posisi nomor satu belum sepenuhnya mencerminkan performa ideal timnya.
Pelatih asal Kroasia itu secara terbuka menyoroti lemahnya efektivitas di momen krusial. Salah satu masalah utama adalah kegagalan mengeksekusi penalti.
Sepanjang putaran pertama, Persib tercatat membuang lima peluang emas dari titik putih. Selain itu, konsentrasi tim di menit-menit akhir juga kerap menjadi penyebab hilangnya poin.
“Saya senang kami nomor satu di liga. Tapi di sisi lain, kami sebenarnya masih bisa lebih baik. Kami beberapa kali gagal memanfaatkan penalti. Ada lima penalti yang terbuang tanpa gol,” ujar Hodak, mengutip keterangan resmi dari laman I-League.
Evaluasi tersebut menjadi dasar Persib untuk mempertimbangkan penambahan pemain, terutama di lini depan, demi meningkatkan efisiensi dan ketajaman tim.


