Terjun ke Sungai, Shalsabila Andriany Hingga Hari Ini Belum Ditemukan

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAMBI - Tim SAR gabungan memperluas areal pencarian wanita yang nekat terjun dari jembatan Auduri 1 ke Sungai Batanghari, Jambi pada Jumat siang (16/1).

"Memasuki hari kedua operasi pencarian, Tim SAR perluas area penyisiran untuk mencari wanita bernama Shalsabila Andriany, 24, yang diduga terjun ke Sungai Batanghari dari Jembatan Auduri 1, di Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi," kata Humas Basarnas Jambi Luthfi, Sabtu.

BACA JUGA: Dermaga di Pelabuhan KITB Siak Terputus, Mobil dan Motor Terjun ke Sungai

Memasuki hari kedua area pencarian kini diperluas hingga radius 5 kilometer ke arah hilir sungai.

Peristiwa itu bermula pada Jumat siang (16/1) sekitar pukul 12.00 WIB. Menurut keterangan warga, korban terlihat berjalan kaki di area Jembatan Auduri 1 dan lompat ke Sungai Batanghari.

BACA JUGA: Panik Lalu Terjun ke Sungai Lematang, Pria asal Muara Enim Tenggelam

Selanjutnya warga menemukan sepasang sandal milik korban yang tertinggal di lokasi. Laporan resmi diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Jambi pada pukul 12.40 WIB dari Ahmad Zullifli segera direspons dengan pemberangkatan personel menuju lokasi kejadian.

Setelah pencarian hari pertama hingga Pukul 18.00 Wib belum membuahkan hasil, operasi SAR kembali dilanjutkan sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi.

BACA JUGA: Pria yang Terjun ke Sungai Musi Ditemukan Meninggal Dunia

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Jambi, Polairud Polda Jambi, Polsek Telanai, Damkar Kota Jambi, serta dibantu masyarakat setempat, membagi kekuatan menjadi tiga unit (SRU).

SRU 1 (Rescuer Kantor SAR Jambi) yang melakukan penyisiran di sisi kanan sungai ke arah hilir sejauh 5 KM, SRU 2 (Polairud dan Damkar) melakukan penyisiran di sisi kiri sungai ke arah hilir sejauh 5 KM.

Pada SRU 3 melakukan pemantauan udara menggunakan drone di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) untuk mendeteksi tanda-tanda keberadaan korban dari ketinggian.

Kendala di lapangan hingga saat ini cuaca di sekitar lokasi terpantau berawan. Namun, tim di lapangan menghadapi tantangan berupa arus sungai yang sangat deras serta debit air yang tinggi, yang menyulitkan proses penyisiran di bawah permukaan air.

Sejumlah Alut telah dikerahkan, termasuk satu unit Rubber Boat SAR Jambi, kapal Polair, kapal Damkar, serta empat perahu nelayan milik warga yang turut membantu menyisir aliran Sungai Batanghari.

Pihak keluarga dan warga sekitar masih menunggu di lokasi dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Operasi SAR akan terus dioptimalkan hingga batas waktu yang ditentukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan para personel di lapangan.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamentrans Viva Yoga Kenalkan Nanas Moris Hasil Tani Transmigran Pekan Baru
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Divonis 1,5 Tahun, Eks Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata Ajukan Banding
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Astra International (ASII) Mau Buyback Saham, Siapkan Rp 2 Triliun
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi Pesawat ATR Rute Yogyakarta-Makassar, Sempat Akan Mendarat Tapi Lost Contact
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Jelang Laga, PSIS vs Deltras Sama-sama Sesumbar untuk Merebut Poin
• 17 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.