Asyik Sepedaan, Leher Bocah 8 Tahun Terjerat Benang Layang-Layang

realita.co
3 jam lalu
Cover Berita

SURAT (Realita)- Benang layang-layang mematikan menewaskan seorang anak di Surat: Merobek leher anak berusia 8 tahun saat bersepeda, CCTV merekam kejadian tersebut.

Setiap tahun selama festival Uttarayan dan Vasi Uttarayan, tali layang-layang menjadi mematikan di Surat. Meskipun ada tindakan administratif yang ketat dan kampanye kesadaran publik yang berulang kali dilakukan, insiden seperti itu terus terjadi.

Baca juga: Pengendara Motor Tewas, Lehernya Tersayat Benang Layangan

Tahun ini, seorang anak yang tidak bersalah sekali lagi kehilangan nyawanya, mengubah kegembiraan festival menjadi duka bagi seluruh keluarga dan menimbulkan guncangan di seluruh kota.

Sebuah insiden yang sangat memilukan terungkap dari daerah Jahangirpura, Surat, di mana tali layang-layang yang tajam melukai seorang bocah berusia delapan tahun hingga meninggal dunia. Seluruh kejadian tersebut terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di dalam kompleks perumahan tersebut.

Korban meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai Rehans berusia delapan tahun dari Amolbhai Borse, yang berasal dari Maharashtra dan saat ini tinggal di Anand Villa Society di daerah Jahangirpura. Rehans adalah anak tunggal dari orang tuanya dan sedang bersekolah di kelas tingkat 3. Ayahnya bekerja di sebuah perusahaan swasta di Hazira dan merupakan satu-satunya pencari nafkah keluarga.

Kecelakaan itu terjadi pada sore hari tanggal 15 Januari. Rehans sedang mengendarai sepedanya di dalam kompleks perumahannya. Pada saat itu, tali layang-layang yang putus menggantung longgar di udara setelah terlepas dari layang-layang tersebut. Karena tidak menyadari bahayanya, Rehans terus bersepeda ketika tali yang tajam itu tiba-tiba melilit lehernya.

Rekaman CCTV menunjukkan anak itu mengendarai sepedanya dengan santai ketika gesekan tali layang-layang menyebabkan luka dalam di tenggorokannya. Dia langsung jatuh ke tanah dan terlihat menggeliat kesakitan.

Baca juga: Kena Benang Layangan, Dahi ASN di Ketapang Luka Parah

Warga setempat segera membawa anak yang terluka itu ke rumah sakit terdekat. Namun, karena luka sayatan yang parah dan dalam di tenggorokannya, dokter tidak dapat menyelamatkannya. Rehans meninggal dunia sebelum sempat menerima perawatan medis. 

Benang layang-layang dan tali layang-layang Tiongkok yang dilapisi kaca terus menimbulkan ancaman serius, tidak hanya bagi pengendara di jalan raya tetapi juga bagi anak-anak yang bermain di luar ruangan.

Insiden tragis ini menjadi peringatan penting bagi para orang tua. Selama perayaan Uttarayan, ketika ribuan layang-layang memenuhi langit, anak-anak tidak boleh dibiarkan tanpa pengawasan di luar ruangan. Risikonya sangat tinggi terutama bagi anak-anak yang bersepeda atau berjalan kaki, karena tali layang-layang yang longgar dapat dengan mudah tersangkut di leher.

Baca juga: Kena Benang Layang-layang, Mulut Bocah Perempuan di Banjarmasin Luka Cukup Parah

Kepolisian Jahangirpura telah mendaftarkan kasus kematian akibat kecelakaan dan memulai penyelidikan lebih lanjut. Jenazah anak tersebut telah dikirim untuk pemeriksaan post-mortem, dan rekaman CCTV terkait kejadian tersebut telah disita sebagai bagian dari penyelidikan.prib

 

 

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kembali Bugar Setelah Terserang Hipertensi Bukan Hal Mustahil, Simak Tipsnya!
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)
• 18 jam lalumerahputih.com
thumb
Gabung Tentara Bayaran Rusia, Bripda Rio Resmi Dipecat Tidak Hormat
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
KBRI Kuala Lumpur Buka Layanan Paspor Simpatik Akhir Pekan Sambut Hari Bhakti Imigrasi ke-76
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Tiga Pegawai KKP Jadi Penumpang di Pesawat ATR 400 yang Hilang di Maros 
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.