IAT Pastikan Jumlah Kru Pesawat ATR 400 Ada Tujuh Orang

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

PT Indonesia Air Transport (IAT) menegaskan jika jumlah kru yang berada di dalam pesawat ATR 400 yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan tersebut adalah tujuh orang, bukan delapan sebagaimana informasi yang sempat beredar.

“Perlu kami sampaikan bahwa kru yang on-board berjumlah tujuh orang, bukan delapan seperti yang beredar,” ujar Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Adi Triwibowo saat melakukan konferensi pers melalui laman akun YouTube @KKP_RI pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Ia merinci tujuh kru tersebut terdiri atas Kapten Andi Dananto, Muhammad Farhan Gunawan, Restu Adi, D. Murdiono, serta dua awak kabin yakni Florentia Lolita dan Esther Aprilia.

Adi Triwibowo menambahkan, pihak manajemen IAT menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut dan saat ini terus memantau perkembangan proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.

“Kami menunggu dan mengikuti proses pencarian yang saat ini dilakukan oleh Basarnas, KNKT, serta Kementerian Perhubungan,” katanya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan dukungan penuh, PT Indonesia Air Transport juga telah mengerahkan tim internal ke Makassar untuk berkoordinasi dan terlibat langsung dalam proses penanganan serta pencarian pesawat dan seluruh kru.

Diketahui, Pesawat jenis ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026 hari ini.

Kekinian, Basarnas Makassar telah mengerahkan sekitar 400 hingga 500 personel gabungan dalam operasi pencarian pesawat tersebut. Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan.

Ia menuturkan, ratusan personel tersebut diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik yang telah ditentukan di kawasan pegunungan.

“Sekitar 400 sampai 500 personel kita gerakkan. Pencarian difokuskan pada empat titik,” ujar Andi Sultan.

Ia menjelaskan, medan pencarian cukup berat karena berada di wilayah pegunungan. Untuk mencapai salah satu titik pencarian, tim membutuhkan waktu perjalanan sekitar tiga jam dari pos awal.

Meski demikian, kondisi cuaca menjadi faktor penentu dalam pelaksanaan operasi. Basarnas menyatakan pencarian dapat dihentikan sementara apabila cuaca tidak memungkinkan, dan akan kembali dilanjutkan saat situasi dinilai aman.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros Angkut 11 Orang
• 9 jam laluokezone.com
thumb
BMKG: Siklon Tropis Dorong Hujan Lebat, Ini Prakiraan Cuaca Hari Ini di Seluruh Indonesia
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Tim SAR Dikerahkan Cari Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Harapan Tinggi Bojan Hodak ke Duo Pemain Persib Bandung yang Dipinjamkan ke Persik
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Kenapa Ukraina Tetapkan Darurat Energi Nasional?
• 19 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.