Disdik Kepri Rencanakan Tambah 2 SMKN pada 2026

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Deni Mariwawo

TVRINews, Batam

Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau merencanakan pembangunan dua Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) baru di Kota Batam pada tahun 2026. 

Pembangunan tersebut akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan Riau dengan total anggaran sebesar Rp10 miliar. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Andi Agung, mengatakan pembangunan dua SMKN ini merupakan respons atas keterbatasan jumlah sekolah kejuruan di Batam, seiring meningkatnya minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMK.

“Pembangunan SMKN ini dilakukan karena kebutuhan sekolah kejuruan di Batam semakin meningkat, sementara minat siswa untuk masuk SMK terus mengalami kenaikan,” ujar Andi, Sabtu, 17 Januari 2026.

Ia menjelaskan, total Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026 mencapai sekitar Rp900 miliar yang bersumber dari APBD Kepri.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembayaran gaji ASN dan PPPK, penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta pembangunan infrastruktur pendidikan.

“Anggaran itu juga termasuk untuk pembangunan SMKN 13 dan SMKN 14 Batam, masing-masing dengan anggaran Rp5 miliar per unit,” jelasnya.

Menurut Andi, pembangunan SMKN baru ini didasarkan pada perubahan tren minat siswa di Kota Batam. Berdasarkan data tahun 2022, sebanyak 65 persen lulusan SMP di Batam memilih melanjutkan pendidikan ke SMA dan 35 persen ke SMK. Namun pada tahun 2025, minat ke SMA menurun menjadi 53 persen, sementara minat ke SMK meningkat menjadi 47 persen.

Dua SMKN baru tersebut direncanakan akan dibangun di Kecamatan Sagulung dan Kecamatan Bengkong. Pemilihan lokasi di Bengkong dilakukan karena wilayah tersebut saat ini hanya memiliki tiga sekolah, sehingga dinilai masih membutuhkan tambahan sekolah kejuruan.

Setiap SMKN baru nantinya akan dilengkapi dengan enam ruang kelas baru serta satu ruang kantor kepala sekolah. Selain itu, Dinas Pendidikan Kepri juga akan mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas lainnya melalui pendanaan APBN.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah membangun dua sekolah melalui pendanaan APBN. Upaya serupa kembali akan diusulkan pada tahun 2026 guna memperkuat pemerataan akses pendidikan di wilayah Kepri.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terduga Pencuri Motor di Sukapura Probolinggo Babak Belur Diamuk Massa
• 18 jam laluberitajatim.com
thumb
Identitas 11 Kru dan Penumpang Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros Sulsel
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Otonomi Daerah 2026: Dilema Pemangkasan Transfer Daerah
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Libur Panjang Akhir Pekan Naik KRL Jogja-Solo, Ini Jadwalnya
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tiga Pegawai KKP yang Ikut Pesawat ATR 400 sedang Lakukan Pengawasan Kelautan dan Perikanan
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.