VIVA – ASEAN Cup 2026 kembali menjadi panggung ujian ambisi lama Timnas Indonesia. Turnamen dua tahunan Asia Tenggara yang akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus itu menyimpan satu target besar yang belum pernah terwujud sejak edisi perdana 1996: trofi juara.
Dengan keterbatasan waktu dan komposisi pemain yang tak sepenuhnya bisa diisi nama-nama yang berkarier di Eropa, fokus Timnas Indonesia kini mengarah pada opsi realistis yang tersedia di kawasan Asia Tenggara.
Kondisi tersebut membuat peran pelatih John Herdman dan PSSI menjadi krusial dalam menyusun kerangka tim paling kompetitif. Meski tak diperkuat seluruh pemain terbaik yang berkiprah di benua Eropa, Timnas Indonesia tetap memiliki alternatif dari jalur pemain keturunan yang kini berkarier di Asia Tenggara.
- VIVA.co.id/Andrew Tito
Sejumlah pemain keturunan yang sudah menjadi bagian Skuad Garuda bahkan memilih melanjutkan karier di klub-klub besar regional. Di Thailand, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama memperkuat Buriram United, salah satu kekuatan utama di Liga Thailand.
Sementara itu, Liga Indonesia masih menjadi destinasi utama para pemain keturunan Timnas Indonesia. Persib Bandung menampung Eliano Reijnders dan Thom Haye, serta Marc Klok yang sudah mencatatkan caps bersama Timnas sejak 2021.
Persija Jakarta juga baru mendatangkan Jordi Amat pada musim 2025/2026. Di sisi lain, Dewa United merekrut Rafael Struick yang menjadi bagian Timnas Indonesia sejak 2023, serta Stefano Lilipaly yang sudah lama membela Merah Putih sejak 2014.
Bali United turut memiliki Jens Raven, pemain yang menjadi andalan Timnas U-23 Indonesia dan berpotensi masuk dalam proyeksi jangka menengah.
Selain nama-nama yang sudah berstatus Warga Negara Indonesia, PSSI juga masih memiliki ruang untuk memantau pemain keturunan yang berkarier di Asia Tenggara namun belum berstatus WNI. Tercatat, ada empat pemain yang secara teknis masih memungkinkan untuk diproses.
Tiga di antaranya bermain di Liga Indonesia. Dua nama berasal dari Madura United, yakni Jordy Wehrmann dan Jasey Wehrmann. Sementara satu nama lainnya adalah Jordy Tutuarima yang memperkuat Persis Solo.



