REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Turnamen Padel for Philanthropy digelar di Let’s Go Padel Sunter, Jakarta Utara, pada Sabtu, dengan misi khusus mendukung peningkatan literasi anak dan kualitas pendidikan guru di Indonesia. Seluruh dana dari turnamen ini dialokasikan untuk program literasi melalui Credo Foundation.
Panitia penyelenggara, Ian Tristan Yoncer, menyatakan bahwa dana terkumpul akan digunakan membantu guru-guru mengajar anak-anak yang masih membutuhkan. Turnamen ini mempertemukan pemain padel, keluarga, dan komunitas dalam acara yang menggabungkan olahraga dengan kegiatan sosial.
Turnamen ini diinisiasi oleh siswa-siswa kelas 10 hingga 11 dari ACS Jakarta dan Jakarta Intercultural School (JIS) yang mengikuti program Youth Academy Mycelia (YAM). Program ini mengadopsi kurikulum dari University of Pennsylvania (UPenn) dan merupakan bagian dari kewirausahaan sosial.
Ian bersama tujuh siswa lainnya, yakni Sean Patrick Lesmana, Austin Jackson Sim, Nayana Radhika, Clayton Matthew Surya, Jaden Atmadja, Jacelyn Atmadja, dan Alexander Boenjamin, bertanggung jawab penuh atas keseluruhan proses kegiatan dari perencanaan hingga pelaksanaan.
Program dan Dampak Sosial
Saat ini, program literasi yang didukung oleh dana turnamen telah membantu 46 ribu anak di seratus lokasi di Indonesia. Meski sudah cukup besar, Ian menegaskan masih banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperluas dampaknya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Turnamen terdiri dari dua kegiatan utama: Friendly Tournament dengan tiga kategori pertandingan dan sesi MaBar atau sewa lapangan per jam terbuka untuk umum. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mengembangkan asisten pengajar berbasis Artificial Intelligence (AI) guna mendukung guru, terutama di daerah terpencil, dalam proses pembelajaran literasi.
Panitia penyelenggara Nayana Radhika menilai antusiasme peserta sebagai indikator positif keberhasilan acara ini. Partisipasi yang tinggi menunjukkan dampak nyata terhadap masyarakat dan peningkatan edukasi di Indonesia.
Salah satu peserta, Joyce Arta, mengapresiasi inisiatif para pelajar dalam memanfaatkan olahraga padel sebagai sarana penggalangan dana sosial.