Basarnas Duga ATR400 yang Hilang Kontak Jatuh di Sekitar Kecamatan Bantimurung

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

Basarnas menduga pesawat ATR400 yang hilang kontak jatuh di sekitaran Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.

Basarnas Duga ATR400 yang Hilang Kontak Jatuh di Sekitar Kecamatan Bantimurung (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel  - Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar, menduga pesawat ATR400 yang hilang kontak jatuh di sekitaran Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. 

Dugaan tersebut berasal dari tirik koordinat terakhir yang disampaikan Air Traffic Controller (ATC). 

Baca Juga:
Prabowo Lakukan Pertemuan Rutin dengan TNI, Bahas Strategi Pertahanan dan Keamanan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M. Arif menduga, pesawat jatuh di kawasan pegunungan. Sebab, daerah Bantimurung dipenuhi pegunungan. 

"Diduga ya kemungkinan besar di atas, karena kita tahu semua, kan daerah Bantimurung itu kan daerah-daerah pegunungan, yang pegunungan Karst gitu," kata Arif kepada wartawan. 

Baca Juga:
Perbankan Masih Dominasi Pendanaan Pinjaman Daring (Pindar)

Sejalan dengan itu, Helikopter Caracal telah dikerahkan untuk operasi pencarian. Menurutnya, helikopter jenis tersebut mempunyai keunggulan bisa langsung melakukan evakuasi.

"Pada saat ini kami juga berkoordinasi dengan pihak TNI AU untuk memberangkatkan satu unit Helikopter Caracal yang bisa observasi melalui udara," ujarnya.

Baca Juga:
Realisasi Perpanjangan SPHP Beras 2025 Capai 15 Ribu Ton di Januari 2026

"Dan apabila sudah ditemukan mungkin dari Caracal itu juga bisa langsung evakuasi melalui udara karena Caracal itu mempunyai hoist yang bisa mengangkat korban dari bawah ke atas," tuturnya. 

Sebelumnya, Pesawat ATR400 dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (17/1/2025) siang. Disebutkan, pesawat tersebut terbang dari Yogyakarta menuju Makassar. 

Baca Juga:
Sambut Penghuni Baru Pasar Modal, BEI Kantongi 7 Calon Emiten di Pipeline IPO 2026

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, M. Arif menyatakan, pesawat total membawa 11 orang. 

"8 kru dan 3 penumpang yang ikut di atas on board, jumlahnya 11," ujar Arif kepada wartawan. Dia mengungkapkan, berdasarkan titik koordinat yang disampaikan ATC, pesawat terakhir terdeteksi di Kecamatan Bantimurung. 

"Tim kami tadi sudah satu ke sana dan sudah membuat satu posko, Posko SAR Gabungan di daerah Bantimurung," ujarnya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Underpass Senen Ditutup Imbas Banjir, Lalu Lintas Dialihkan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Serpihan Diduga Pesawat ATR Terlihat di Gunung Bulusaraung
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tim DVI Polda Jabar Ambil Sampel DNA Keluarga Pramugari Korban Pesawat ATR
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
TNI Dalami Temuan Pendaki, Serpihan Diduga Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
• 10 jam laludisway.id
thumb
Pergerakan Bawa Tanah PSM, Bakal Langsung Perkenalkan Pemain Baru
• 4 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.