JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara soal rencana pemerintah membangun rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta, Cikarang, Jawa Barat, mengingat lembaga antirasuah pernah menangani kasus suap terkait proyek pembangunan Meikarta yang menjerat Bupati Bekasi periode 2017-2022.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan tidak ada persoalan hukum di Meikarta yang sedang ditangani KPK yang dapat menghambat pembangunan rusun subsidi tersebut.
“Betul, ihwal dengan perkara suap izin di KPK, sudah klir,” kata Budi, dalam keterangannya, dikutip Minggu (18/1/2026).
Budi mengatakan, dalam perkara suap izin proyek pembangunan Meikarta, KPK tidak melakukan penyitaan terhadap unit rumah susun tersebut.
Baca juga: KPK Duga Eks Sekjen Kemenaker Pakai Rekening Kerabat untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan
KPK hanya menyita aset dan uang yang diduga sumber dari penerimaan suap.
“Penyitaan yang dilakukan adalah terhadap aset atau uang yang diduga merupakan atau bersumber dari penerimaan suap, yang diberikan oleh pihak swasta kepada Bupati saat itu,” ujar dia.
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara memastikan rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta, Cikarang, Jawa Barat, akan dimulai tahun ini.
Hal ini disampaikan Ara saat evaluasi kinerja Kementerian PKP sepanjang tahun 2025 di kantornya, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
"Pak James (Bos Lippo Group James Riady) ini bicara sama saya langsung dengan Pak Hashim (Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo) dan Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Rencana, tahun ini sudah akan dimulai rumah susun yang akan dibangun buat rakyat di Meikarta," ujar Ara.
Baca juga: KPK Dalami Modus Perkara Ade Kunang seperti Ardito Wijaya dan Sugiri Sancoko
Politisi Gerindra itu menyebutkan, lokasi pembangunan rusun subsidi di Meikarta pun telah disiapkan.
Dia beralasan, dipilihnya Meikarta sebagai salah satu lokasi proyek rusun subsidi karena memiliki tingkat kebutuhan hunian yang sangat tinggi.
Ini terutama bagi para pekerja yang beraktivitas di kawasan industri Cikarang dan sekitarnya.
"Segera tahun ini kita akan mulai membangun lahannya sudah siap dan saya pikir kalau segi demand-nya (permintaaan) di daerah itu saya pikir luar biasa," imbuh dia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



