GHAZIABAD (Realita)- Sebuah video mengerikan yang viral di media sosial menunjukkan seorang pria berlari di jalanan dengan pakaian dan tubuhnya dilalap api setelah ledakan trafo di Ghaziabad, Uttar Pradesh. Insiden yang terjadi pada Jumat malam, 16 Januari, ini menyebabkan korban dalam kondisi kritis dan memicu kekhawatiran baru mengenai pemeliharaan infrastruktur listrik di daerah perkotaan yang padat penduduk. Warga yang merekam kejadian mengerikan itu dengan ponsel mereka terlihat bergegas membantu korban dengan selimut dan air untuk memadamkan api.
Ledakan terjadi di kawasan perumahan padat penduduk Ghaziabad pada jam-jam sibuk malam hari. Saksi mata melaporkan serangkaian percikan api keras dari trafo di atas kepala, diikuti oleh ledakan tiba-tiba yang memekakkan telinga. Korban, yang identitasnya belum dirilis secara resmi tetapi diyakini sebagai penduduk setempat berusia akhir 20-an, sedang berjalan tepat di bawah unit tersebut ketika terjadi kerusakan.
Kekuatan ledakan menyemburkan oli transformator mendidih ke arah orang yang lewat, menyebabkan pakaiannya langsung terbakar. Rekaman viral menunjukkan pria itu berlari panik saat api berkobar dari punggung dan bahunya.
Korban awalnya dilarikan ke rumah sakit distrik terdekat sebelum dipindahkan ke bangsal luka bakar khusus di sebuah fasilitas di Delhi karena parahnya luka yang dialaminya. Petugas medis menyatakan bahwa ia menderita luka bakar tingkat tiga di lebih dari 60% tubuhnya dan masih dalam kondisi kritis di bawah pengawasan.
Mobil pemadam kebakaran dan polisi tiba di lokasi tak lama setelah ledakan untuk mengamankan area dan mencegah bahaya listrik lebih lanjut. Departemen kelistrikan, Pashchimanchal Vidyut Vitaran Nigam Limited (PVVNL), telah menangguhkan pasokan listrik ke permukiman yang terkena dampak sementara para insinyur menyelidiki penyebab kerusakan teknis tersebut.
Warga Ghaziabad di lingkungan tersebut mengklaim bahwa mereka telah mengajukan beberapa pengaduan mengenai "percikan api dan dengungan" di trafo selama seminggu terakhir. "Kami memberi tahu petugas lapangan bahwa ada kebocoran oli dan suara-suara itu semakin keras, tetapi tidak ada yang datang untuk memperbaikinya," kata seorang pemilik toko setempat
Sebagai tanggapan, seorang pejabat senior dari PVVNL menyatakan bahwa penyelidikan formal telah dimulai. "Kami sedang menyelidiki apakah ledakan itu disebabkan oleh kesalahan teknis internal atau faktor eksternal seperti kelebihan beban. Jika ditemukan kelalaian dari tim pemeliharaan, tindakan disiplin yang tegas akan diambil," tambah pejabat tersebut.pru
Editor : Redaksi


:strip_icc()/kly-media-production/medias/4706398/original/039666800_1704367377-20240104-Banjir_Kemang_Utara-4.jpg)

