Jakarta, CNBC Indonesia - Sejarah Kesultanan Johor pernah diwarnai kisah kontroversial seorang penguasanya. Sultan ini dikenal sebagai playboy, hidup bergelimang harta, dan terlibat skandal asmara yang terbongkar setelah kasus pencurian bernilai miliaran rupiah mencuat ke publik.
Kesultanan Johor sendiri merupakan salah satu kerajaan paling berpengaruh di Malaysia. Status ini membuat kehidupan para anggota keluarganya kerap menjadi sorotan, baik di dalam negeri maupun mancanegara, terutama ketika kisah pribadi mereka bersinggungan dengan elite Eropa.
Tokoh yang dimaksud adalah Sultan Ibrahim Iskandar Al-Masyhur, penguasa Johor pada masanya, yang dikenal luas karena kemewahan hidup dan reputasinya sebagai playboy. Gaya hidupnya kerap memicu perbincangan, bahkan kontroversi, jauh melampaui urusan istana.
Lahir pada tahun 1873, Sultan Ibrahim adalah seorang pengagum Inggris yang melanjutkan hubungan persahabatan ayahnya dengan pemerintahan London. Penulis Colin Smith mengatakan Sultan Ibrahim adalah "salah satu orang terkaya di dunia", yang menghasilkan uang dengan menjual karet ke industri mobil.
"Ketika dia berkuasa, dia baru berusia 22 tahun dan seorang anak laki-laki yang manja dan keras kepala. Kesukaan utamanya adalah menembak harimau, pacuan kuda, dan wanita. Dia mulai melakukan safari seksual," ujarnya dalam laporan BBC International yang dikutip Minggu (18/1/2026).
Skandal perselingkuhan besar yang melibatkan Sultan Ibrahim adalah dengan salah satu penari terkemuka Inggris, Cissie Hill. Kisah asmara antara keduanya dimulai dari kemewahan Grosvenor House di London pada tahun 1930-an.
Sejarawan Emma Muscat menjelaskan, Cissie sangat disukai oleh Sultan Ibrahim. Wanita itu disebut pandai menyanyi dan berakting.
"Di sanalah Cissie pertama kali menarik perhatian Ibrahim, Sultan Johor, seorang penguasa Melayu yang sangat kaya berusia 60-an, yang menginap di hotel," ujarnya.
Perselingkuhan mereka pun mendapatkan pertentangan yang keras dari pihak Inggris maupun Kesultanan Johor. Keduanya dilaporkan tidak senang dan London bahkan memberikan tekanan kepada Sultan Ibrahim.
Meskipun keduanya berusaha keras untuk merahasiakan perselingkuhan mereka, romansa itu terungkap ke mata publik setelah perampokan di mana perhiasan senilai 5.000 pound atau bernilai sekitar 290.000 pound (Rp5,4 miliar) saat ini dicuri dari Mayfair Court, yang menjadi kediaman Cissie atas hadiah Sultan Ibrahim.
Sanggahan: Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu. Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran di hari ini.(pgr/pgr)



