Bisnis.com, MAKASSAR - Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban penumpang pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros.
Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan korban berjenis kelamin laki-laki, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Korban ditemukan sekitar pukul 14.20 Wita, tidak jauh dari lokasi ditemukannya serpihan pesawat, tepatnya di bawah tebing sebelah utara puncak Gunung Bulusaraung. Lokasi korban ditemukan di sekitar jurang dengan kedalaman kurang lebih 200 meter.
Saat ini tim masih menyelidiki identitasnya secara pasti, sehingga informasi lengkap nantinya akan disampaikan setelah proses identifikasi selesai.
Basarnas terus memaksimalkan pencarian korban lainnya, dengan fokus utama operasi saat ini adalah pencarian dan evakuasi korban, utamanya jika masih ada korban yang selamat.
“Prioritas kami saat ini adalah menemukan korban. Harapannya masih ada korban yang bisa dievakuasi dalam kondisi selamat,” papar Arif, Minggu (18/1/2026).
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan korban akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi lanjutan.
Semua pihak keluarga korban yang tercatat ada dalam pesawat, sebelumnya juga telah dimintai sampel Disaster Victim Identification (DVI) guna mempermudah proses pencocokan DNA.
“Akan langsung kita bawa ke RS Bhayangkara sesuai kesepakatan. Semua keluarga korban juga telah dimintai beberapa sampel dari DVI untuk memudahkan dalam mencocokkan nantinya, supaya cepat diketahui identitasnya,” ujar Bangun.



