FAJAR, PANGKEP– Proses evakuasi dari puncak Gunung Bulusaraung berlangsung dalam kondisi yang sangat menantang. Kabut tebal yang menyelimuti kawasan pegunungan membuat jarak pandang tim penyelamat hanya berkisar antara tiga hingga lima meter.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa keterbatasan jarak pandang menjadi hambatan utama dalam proses evakuasi di lapangan. Tim repling yang telah diturunkan masih terus berupaya membuka jalur evakuasi di tengah medan ekstrem.
“Jarak pandang sangat terbatas, hanya sekitar tiga sampai lima meter karena kabut tebal. Tim masih melakukan proses evakuasi sambil mencari jalur yang aman,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan karakter medan yang terjal dan berisiko tinggi. Kontur bebatuan curam serta jalur sempit memaksa tim SAR gabungan bergerak perlahan demi menjaga keselamatan personel.
“Kami masih mencari jalur evakuasi yang memungkinkan. Medannya ekstrem dan cuaca berkabut, sehingga semua tindakan harus benar-benar diperhitungkan,” jelasnya.(fit)





