Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat lima rukun tetangga (RT) dan 14 ruas jalan di Jakarta Utara masih terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi di daerah setempat pada Minggu.
“Informasi genangan banjir hingga pukul 15.00 WIB tercatat ada lima RT dan 14 ruas jalan yang masih terendam banjir,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu.
Lima RT itu tersebar di tiga Kelurahan yakni dua RT di Kelurahan Pademangan Timur dengan ketinggian banjir 20 sentimeter (cm) hingga 30 cm. Satu RT di Kelurahan Tanjung Priok dengan ketinggian banjir 25 cm dan dua RT di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan dengan ketinggian banjir mencapai 40 cm hingga 45 cm.
Sementara, 14 ruas jalan yang terendam banjir tersebar lima kecamatan yakni Kecamatan Pademangan, Cilincing, Kelapa Gading, dan Koja. Untuk di Kecamatan Pademangan banjir merendam jalan Karang Bolong Raya, Ancol setinggi 20 cm dan Jalan Gunung Sahari di depan Lantamal dengan ketinggian banjir mencapai 70 cm
Kemudian di Kecamatan Cilincing banjir merendam Jalan Kampung Sepatan Rorotan setinggi 100 cm, Jalan Kalibaru Barat II setinggi 30 cm, Jalan Raya Cilincing, Kalibaru dengan ketinggian air mencapai 20 cm, Jalan Babek TNI, Rorotan setinggi 40 cm dan Jalan Cakung Cilincing Raya dengan ketinggian air 20 cm.
Baca juga: Empat RT dan 18 ruas jalan juga terendam banjir di Jakarta Utara
Tiga ruas jalan yang berada di Kecamatan Kelapa Gading, yakni Jalan Boulevard Barat di depan Lotte Mart yang terendam banjir setinggi 15 cm, Jalan Boulevard Barat terendam banjir setinggi 20 cm, dan Jalan Boulevard Utara terendam banjir setinggi 15 cm.
Dua ruas jalan di Kecamatan Penjaringan yang masih terendam banjir yaitu Jalan Muara Baru di depan Apartemen Pluit Sea View dengan ketinggian banjir mencapai 30 cm dan jalan di depan Pintu Masuk Pelabuhan Nizam Zachman terendam banjir setinggi 40 cm.
Selain itu, kata Yohan, dua ruas jalan di Kecamatan Koja yang terendam banjir yaitu Jalan Kramat Jaya di depan JakartaIslamic Center (JIC) setinggi 10 cm dan Jalan Mangga Kelurahan Tugu Utara terendam air setinggi 10 cm.
Sementara itu, dua RT yang ada di Kelurahan Ancol dan Kelurahan Kapuk Muara serta enam ruas jalan di Jakarta Utara sudah surut.
"Enam ruas jalan yang banjirnya telah surut ada di Jalan Gaya Motor Raya di depan Kodim 0502/JU di Sungai Bambu, Jakarta Utara; Jalan Agung Raya, Kelurahan Sunter Agung; Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan; Jalan Pluit Selatan Raya di depan Kantor Kecamatan Penjaringan; Jalan Pluit Raya Penjaringan; dan Jalan Tanah Merah, Penjaringan," jelasnya.
Baca juga: Ruas jalan di tiga kelurahan Kelapa Gading terendam banjir
Baca juga: Pemkot Jakut optimalkan mesin pompa untuk sedot banjir
Yohan mengatakan, pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujarnya.
“Informasi genangan banjir hingga pukul 15.00 WIB tercatat ada lima RT dan 14 ruas jalan yang masih terendam banjir,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu.
Lima RT itu tersebar di tiga Kelurahan yakni dua RT di Kelurahan Pademangan Timur dengan ketinggian banjir 20 sentimeter (cm) hingga 30 cm. Satu RT di Kelurahan Tanjung Priok dengan ketinggian banjir 25 cm dan dua RT di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan dengan ketinggian banjir mencapai 40 cm hingga 45 cm.
Sementara, 14 ruas jalan yang terendam banjir tersebar lima kecamatan yakni Kecamatan Pademangan, Cilincing, Kelapa Gading, dan Koja. Untuk di Kecamatan Pademangan banjir merendam jalan Karang Bolong Raya, Ancol setinggi 20 cm dan Jalan Gunung Sahari di depan Lantamal dengan ketinggian banjir mencapai 70 cm
Kemudian di Kecamatan Cilincing banjir merendam Jalan Kampung Sepatan Rorotan setinggi 100 cm, Jalan Kalibaru Barat II setinggi 30 cm, Jalan Raya Cilincing, Kalibaru dengan ketinggian air mencapai 20 cm, Jalan Babek TNI, Rorotan setinggi 40 cm dan Jalan Cakung Cilincing Raya dengan ketinggian air 20 cm.
Baca juga: Empat RT dan 18 ruas jalan juga terendam banjir di Jakarta Utara
Tiga ruas jalan yang berada di Kecamatan Kelapa Gading, yakni Jalan Boulevard Barat di depan Lotte Mart yang terendam banjir setinggi 15 cm, Jalan Boulevard Barat terendam banjir setinggi 20 cm, dan Jalan Boulevard Utara terendam banjir setinggi 15 cm.
Dua ruas jalan di Kecamatan Penjaringan yang masih terendam banjir yaitu Jalan Muara Baru di depan Apartemen Pluit Sea View dengan ketinggian banjir mencapai 30 cm dan jalan di depan Pintu Masuk Pelabuhan Nizam Zachman terendam banjir setinggi 40 cm.
Selain itu, kata Yohan, dua ruas jalan di Kecamatan Koja yang terendam banjir yaitu Jalan Kramat Jaya di depan JakartaIslamic Center (JIC) setinggi 10 cm dan Jalan Mangga Kelurahan Tugu Utara terendam air setinggi 10 cm.
Sementara itu, dua RT yang ada di Kelurahan Ancol dan Kelurahan Kapuk Muara serta enam ruas jalan di Jakarta Utara sudah surut.
"Enam ruas jalan yang banjirnya telah surut ada di Jalan Gaya Motor Raya di depan Kodim 0502/JU di Sungai Bambu, Jakarta Utara; Jalan Agung Raya, Kelurahan Sunter Agung; Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan; Jalan Pluit Selatan Raya di depan Kantor Kecamatan Penjaringan; Jalan Pluit Raya Penjaringan; dan Jalan Tanah Merah, Penjaringan," jelasnya.
Baca juga: Ruas jalan di tiga kelurahan Kelapa Gading terendam banjir
Baca juga: Pemkot Jakut optimalkan mesin pompa untuk sedot banjir
Yohan mengatakan, pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujarnya.





