BEKASI, KOMPAS.com – Sejumlah wilayah di Kota Bekasi terendam banjir imbas hujan deras disertai angin kencang sejak Minggu (18/1/2026) dini hari.
Genangan air dilaporkan mencapai ketinggian hingga satu meter dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi hingga pukul 14.00 WIB, banjir masih menggenangi sejumlah titik hingga siang hari.
Baca juga: Melihat Tanjakan Yapan Sawangan, Kerap Bikin Truk Gagal Nanjak
“Genangan air mulai terjadi sejak pukul 04.38 WIB dan masih berlangsung di sejumlah lokasi hingga siang hari,” ujar Sekretaris BPBD Kota Bekasi Dewi Sartika saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.
Dewi mengatakan, di Kecamatan Medan Satria, banjir melanda RT 001, 007, dan 009 RW 003 Kelurahan Kali Baru, serta RT 017 RW 017 Kelurahan Pejuang.
"Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar antara 40 hingga 60 sentimeter," kata Dewi.
Di Kelurahan Pejuang, sekitar 100 kepala keluarga (KK) dilaporkan mengungsi dan membutuhkan bantuan logistik.
“Genangan juga terjadi di Jalan Rawa Bakti, Kelurahan Kali Baru, dengan ketinggian air 40 hingga 100 sentimeter. Kami mencatat terdapat warga yang mengungsi, masing-masing satu KK di aula Kelurahan Kali Baru dan 66 KK di Mushola Al Bahar,” ungkap Dewi.
Dewi menjelaskan, banjir juga merendam sejumlah wilayah lain di Kota Bekasi, termasuk Bekasi Utara, Bekasi Barat, dan Bekasi Timur.
Di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, ketinggian air mencapai 50 hingga 100 sentimeter dan menyebabkan 30 jiwa mengungsi serta membutuhkan makanan siap saji.
Baca juga: Tol Sedyatmo Arah Bandara Soekarno-Hatta Banjir, Lalu Lintas Dialihkan
Sementara itu, di Perumahan Taman Narogong Indah, genangan air dilaporkan mencapai sekitar 90 sentimeter. Proses penanganan darurat turut diwarnai aksi evakuasi warga yang terjebak banjir.
"Di Jalan Kedondong IV, Kelurahan Pejuang, tim BPBD mengevakuasi empat warga, termasuk seorang bayi berusia empat bulan bernama Ashraf," ujar Dewi.
Evakuasi juga dilakukan terhadap seorang lansia bernama Nur Komariah (59), serta dua warga lainnya, Alvi (26) dan Veriana (28).
Di lokasi berbeda, tepatnya di Jalan Kusuma Timur Raya, petugas BPBD juga mengevakuasi seorang lansia bernama Pono setelah rumahnya terendam banjir.
“Evakuasi lansia dan permohonan bantuan telah difasilitasi oleh tim lapangan di lokasi terdampak,” kata Dewi.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F18%2Fcd45136dee6175617ff6255349217eb4-9042c6ce_a1b1_412f_a653_31b4f8ae10f6.jpeg)
