JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto akan menemui Raja Inggris, Charles III, untuk membahas pelestarian lingkungan hidup.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu, isu pelestarian alam yang dibahas termasuk soal konservasi gajah.
“Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis yang diunggah di akun Instagram resmi @Sekretariat.kabinet, Minggu (18/1/2026).
Baca juga: Apa yang akan Dibahas Prabowo Bersama PM Inggris dan Raja Chalres III?
Selain itu, lanjut Teddy, Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Inggris untuk membahas sejumlah kerja sama strategis.
“Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,” ungkap Teddy.
Baca juga: Prabowo ke Inggris Temui PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Prabowo juga akan ke Swiss
Setelah agenda di Inggris, lanjut Teddy, Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF).
“Sementara itu, di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta,” kata Teddy.
Dia menambahkan, Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para pimpinan perusahaan global.
“Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,” kata Teddy.
Teddy menambahkan, Presiden Prabowo juga sempat mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Halim Perdanakusuma, sebelum memulai perjalanannya ke Inggris.
“Di Halim, Presiden Prabowo sempat mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad terkait laporan perkembangan informasi terkini untuk selanjutnya terbang menuju London,” pungkasnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang