Banjir Rendam Permukiman Cakung Barat, Ratusan Warga Mengungsi

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA TIMUR - Sejumlah permukiman warga di Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur terendam banjir akibat hujan berintensitas tinggi dan luapan Kali Cakung, Minggu (18/1).

Lurah Cakung Barat Yasir Habib Putra mengatakan banjir kali ini berdampak signifikan terhadap beberapa rukun warga (RW).

BACA JUGA: 39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

RW 03, RW 06, RW 07, dan RW 08 mengalami genangan dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter di titik terparah.

“Di beberapa lokasi, air sempat mencapai ketinggian pinggang orang dewasa. Kondisi ini cukup membahayakan, terutama bagi lansia dan anak-anak,” ujar Yasir saat dikonfirmasi, Minggu (18/1).

BACA JUGA: TNI AL Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Halmahera

Dia mengatakan genangan air menyebabkan aktivitas warga lumpuh total dan sejumlah ruas jalan lingkungan tidak dapat dilalui kendaraan, sementara akses menuju fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan pusat layanan masyarakat turut terhambat.

Warga terpaksa menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, bahkan sebagian memilih mengungsi demi keselamatan.

BACA JUGA: Antisipasi Banjir Jakarta Harus Berbasis di Kecamatan dan Kelurahan

Meski tidak ada laporan korban jiwa, banjir diperkirakan menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit, terutama bagi warga yang rumahnya terendam lebih dari satu meter.

Mengantisipasi dampak yang lebih luas, aparat kelurahan bersama BPBD DKI Jakarta, PPSU, serta unsur terkait lainnya mengevakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan warga sakit.

“Kami fokus pada keselamatan warga. Lansia yang sakit kami evakuasi lebih dulu, sambil terus memantau perkembangan ketinggian air,” kata Yasir.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, Kelurahan Cakung Barat menyiagakan dapur umum di halaman kantor kelurahan. 

“Kondisi warga belum memungkinkan untuk memasak sendiri. Karena itu, dapur umum menjadi solusi agar kebutuhan makan tetap terpenuhi,” ujar Yasir.

Selain bantuan logistik, pihak kelurahan juga berkoordinasi dengan Puskesmas setempat guna melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang mengungsi.

Di sisi lain, warga, Rudi (35) berharap pemerintah segera menghadirkan solusi permanen untuk mengatasi banjir yang kerap berulang setiap musim hujan. 

Normalisasi kali, perbaikan drainase, hingga pembangunan embung dinilai mendesak untuk menekan risiko genangan di kawasan tersebut.

“Banjir ini bukan hanya soal hujan deras, tetapi juga soal kapasitas saluran air dan pengelolaan lingkungan. Kami berharap ada langkah nyata agar kejadian seperti ini tidak terus terulang,” ujar Rudi. (mcr8/jpnn)


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satu Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 200 Meter, Operasi SAR Masih Berlanjut
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Broken Strings Aurelie Moeremans Viral, Megan Domani Beri Dukungan untuk Calon Kakak Ipar: Aku Semangatin
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Manuver Bhayangkara FC di Bursa Transfer Paruh Musim BRI Super League: Pinjam Winger Naturalisasi Kamboja, Tarik Moussa Sidibe dari JDT
• 12 jam lalubola.com
thumb
Alasan Yamaha Masih Jual Aerox dan NMax Generasi Lawas
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
4 Calon Naturalisasi yang Berpotensi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series: Berlabel Premier League hingga Eks Bintang Brasil
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.