BYD Indonesia Jual 54 Ribu Mobil Listrik 2025, Bakal Lebih Agresif di 2026

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sebelum menginjakkan kaki secara permanen melalui produksi lokal di Subang, BYD telah membukukan catatan komersial yang impresif di pasar Indonesia. General Manager Asia Pacific Sales BYD Auto, Liu Xueliang, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil menjual sebanyak 54 ribu unit mobil listrik di tanah air.

Menurutnya angka tersebut merupakan bukti nyata penerimaan pasar terhadap brand dan teknologi yang dibawa raksasa otomotif asal China tersebut. Di balik angka penjualan itu, Liu melihat adanya kepercayaan yang tumbuh dari konsumen Indonesia, yang menjadi landasan berharga bagi investasi jangka panjang mereka.

Capaian tersebut juga tidak lepas dari strategi ekspansi jaringan yang dijalankan secara agresif. Hingga awal 2026, lebih dari 80 diler telah beroperasi di berbagai penjuru Indonesia.

"Di tahun 2026 kami akan membuka lebih banyak outlet di Indonesia konsumen bisa lebih dekat menjangkau layanan kami," terangnya dalam pertemuan bersama wartawan asal Indonesia di Zhengzhou, China, Kamis (15/1).

Kesuksesan penjualan juga ditopang oleh ketepatan dalam memilih model yang diperkenalkan. Liu menyebutkan beberapa model yang sangat populer di Indonesia, seperti BYD M6, Sealion 7, dan Atto 1. "Ini setara dengan komitmen kami, setiap customer Indonesia bisa mencari dream car-nya di BYD," ujar Liu.

Capaian di Indonesia ini merupakan bagian dari momentum global BYD yang tak terbendung. Pada tahun 2025 yang sama, BYD berhasil mendistribusikan 4,6 juta unit kendaraan baru ke seluruh dunia, dengan 1 juta unit di antaranya merupakan ekspor.

Di kawasan Asia Tenggara, BYD juga mencatatkan diri sebagai pemain utama, menjadi brand nomor satu di Singapura dan berhasil menjual 50.000 unit di Thailand. Kesuksesan regional ini menciptakan efek domino yang turut memperkuat posisi BYD di Indonesia.

Yang menarik, respons pasar terhadap kehadiran merek premium BYD, Denza, juga sangat positif. Liu membagikan bahwa sejak diperkenalkan pada awal 2025, Denza D9 langsung disukai pelanggan Indonesia dan telah menerima booking lebih dari 10 ribu unit.

Pencapaian penjualan 54 ribu unit dan penetrasi kendaraan listrik di Indonesia yang disebut Liu telah melebihi 10 persen menjadi indikator yang sangat positif. Angka penetrasi ini, menurutnya, adalah capaian yang luar biasa baik dalam konteks ASEAN maupun global. Ini menandakan bahwa pasar Indonesia telah matang dan siap untuk transisi menuju elektrifikasi yang lebih masif.

"Pada 2026, kami akan membawa banyak model ke Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Dalam konteks pabrik, kami ingin menyatakan terima kasih kami kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya," tuntas Liu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cagliari vs Juventus: Kalah, Nyonya Tua Pulang Tanpa Poin
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan di Pagi Hari, Berawan Siang-Malam
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Bahan Baku Biji Kakao untuk Industri dalam Dinilai Kurang, RI Masih Perlu Impor
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Dana Asing Rp7,71 Triliun Keluar dari Pasar Keuangan RI dalam Sepekan, Terbanyak dari SBN
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
1,4 Juta Wisatawan Kunjungi KEK Mandalika Sepanjang 2025
• 21 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.