Sydney: Otoritas Australia mengaku telah berhasil menyelamatkan 20 orang dari area banjir di negara bagian New South Wales (NSW) pada Minggu, 18 Januari 2026, setelah hujan deras memicu banjir bandang serta peringatan bagi warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Di ibu kota negara bagian NSW, Sydney, warga dan wisatawan dievakuasi pada Sabtu malam setelah banjir berbahaya melanda kawasan rendah Narrabeen, kata otoritas setempat.
Tim darurat merespons lebih dari 1.400 insiden di seluruh New South Wales sejak hujan mulai turun pada 17 Januari. Otoritas menyebut sebagian besar operasi penyelamatan terkait warga yang nekat melintasi genangan banjir dengan kendaraan.
“Terjadi banyak banjir bandang yang menutup jalan, dan kami memperkirakan sebagian ruas akan tetap tertutup untuk beberapa waktu,” ujar Asisten Komisaris Layanan Darurat Negara Bagian, Sonya Oyston, dalam pernyataannya yang dilansir The Straits Times.
Pihak berwenang juga memperingatkan potensi badai petir lanjutan di wilayah selatan Sydney pada 18 Januari. Badan meteorologi nasional melaporkan curah hujan mencapai 72,4 milimeter di wilayah utara Sydney dalam waktu dua jam pada pagi 18 Januari.
Sehari sebelumnya, seorang perempuan meninggal dunia setelah tertimpa dahan pohon yang tumbang di dekat Wollongong, sekitar 66 kilometer di selatan Sydney, di tengah cuaca ekstrem.
Baca juga: Banjir Besar Landa Australia Timur, Tiga Tewas dan Puluhan Ribu Terisolasi




