JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Inggris dan Swiss pada Minggu (18/1/2026) untuk menghadiri sejumlah pertemuan internasional, sampai jelang akhir pekan nanti.
Presiden berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat kepresidenan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa perjalanan Presiden Prabowo ke dua negara tersebut akan diawali dengan agenda kunjungan ke London, Inggris.
Baca juga: Prabowo akan ke Swiss untuk Pidato di World Economic Forum
Kegiatan di InggrisDi London, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Pertemuan tersebut akan membahas sejumlah kesepakatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris.
“Pada hari Minggu siang ini, 18 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss untuk menghadiri beberapa pertemuan,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis yang diunggah melalui akun Instagram resmi @Sekretariat.kabinet, Minggu (18/1/2026).
“Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,” sambungnya.
Baca juga: Akan Temui Raja Charles III, Prabowo Bakal Bahas Pelestarian Lingkungan
Selain itu, Presiden Prabowo juga akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III. Salah satu agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan isu lingkungan dan konservasi.
“Selanjutnya, Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya,” ungkap Teddy.
Baca juga: Selain ke Inggris, Prabowo Juga akan ke Swiss
Kegiatan di SwissSetelah menyelesaikan agenda di Inggris, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss. Di sana, Kepala Negara dijadwalkan menyampaikan pidato kunci dalam World Economic Forum (WEF).
“Sementara itu, di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta,” kata Teddy.
Dalam rangkaian kegiatan di Davos, Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para pimpinan perusahaan global.
“Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,” jelas Teddy.
Dilansir ANTARA, laman resmi World Economic Forum menjadwalkan pidato khusus (special address) dari Presiden Prabowo dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00-14.30 waktu setempat (CET), pada Kamis (22/1/2026).
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


