GANGGUAN operasional kereta api akibat banjir di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, mulai menekan kinerja PT Kereta Api Indonesia (Persero). Dalam kurun empat hari, KAI telah mengembalikan dana tiket penumpang hingga Rp3,5 miliar sebagai imbas pembatalan perjalanan.
Executive Vice President Sales KAI, Ririn Widi Astutik, mengatakan nilai tersebut baru mencerminkan kompensasi refund tiket, belum termasuk kerugian lain yang masih dihitung seiring perkembangan situasi di lapangan.
“Angka Rp3,5 miliar ini khusus untuk pembatalan perjalanan kereta api,” ujar Ririn di Jakarta, Minggu.
Baca juga : 18 Kelurahan di Kota Pekalongan Terendam Banjir
Ia menjelaskan, penghitungan dilakukan untuk periode 15-18 Januari 2026 hingga pukul 13.00 WIB, saat gangguan masih berlangsung. Beban biaya tambahan seperti service recovery, pengalihan perjalanan, hingga penanganan operasional darurat belum dimasukkan dalam perhitungan sementara tersebut.
“Ini baru nilai refund selama empat hari. Komponen lain masih kami kalkulasikan,” katanya.
Banjir yang merendam jalur rel di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, khususnya Pekalongan, memaksa KAI membatalkan 82 perjalanan kereta penumpang, serta berdampak pada 16 kereta barang dan menyebabkan 76 perjalanan lainnya mengalami keterlambatan.
Baca juga : 4 Kecamatan di Pekalongan Terendam Banjir, 8.692 Warga Terdampak dan 972 Jiwa Mengungsi
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor utama terganggunya operasional, diperparah oleh jebolnya tanggul dan kondisi air laut pasang.
“Curah hujan ekstrem memicu genangan di jalur rel. Dampaknya bukan hanya pembatalan, tetapi juga keterlambatan yang cukup luas,” ujar Bobby.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian dana 100 persen bagi penumpang terdampak pembatalan. Proses refund dapat dilakukan melalui loket stasiun, layanan KAI 121, maupun aplikasi Access by KAI.
Di tengah tingginya mobilitas selama libur panjang 16-18 Januari 2026, KAI mencatat telah menjual sekitar 258 ribu kursi. Namun, sekitar 18 ribu penumpang terpaksa mengajukan pengembalian tiket akibat banjir di Pekalongan.
KAI menegaskan tetap memprioritaskan keselamatan perjalanan dan pelayanan pelanggan, sembari berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan jalur rel yang terdampak. (Z-10)


