FAJAR, PANGKEP-Tim SAR Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Cepat) yang merupakan satuan elite TNI Angkatan Udara (AU) yang memiliki kualifikasi khusus dalam operasi pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue).
Inilah personel dari Tim SAR Kopasgat Makassar yang pertama kali turun tebing menuju keberadaan crew pesawat ATR PK 400 yang jatuh di Gunung Bulusaraung untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyebutkan, hujan disertai kabut tebal membuat jarak pandang tim SAR sangat terbatas.
“Tim berusaha keras untuk menaikkan karena posisinya di bawah tebing yang curam sekitar 200 meter dan sangat curam jadi butuh perjuangan yang cukup keras, dan kondisi hujan dan kabut tebal jadi visibilitas kita sangat terganggu,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi jenazah masih berlangsung hingga saat ini dari lokasi ditemukan. “Tim kami berusaha keras untuk menaikkan jenazah tetapi sudah di dalam kantong jenazah, posisinya berada di bawah tebing yang sangat curam,” jelasnya.(fit)



