Identifikasi Korban, Tim DVI Ambil Sampel DNA Keluarga Pramugari Pesawat ATR

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat, mengambil sampel DNA keluarga pramugari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), yang menjadi korban kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, korban bernama Esther Aprilita S. diketahui menjadi salah satu awak kabin yang ikut dalam penerbangan tersebut.

Baca Juga :
Serpihan Pesawat ATR Ditemukan, Menhub Dudy Buka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin
Satu Korban Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Jurang Sedalam 200 Meter

“Saat ini tim DVI Polda Jawa Barat berada di kediaman keluarga korban untuk mengambil data ante mortem serta DNA pembanding dari pihak keluarga,” kata Hendra dikutip dari Antara, Minggu, 18 Januari 2026.

Hendra menjelaskan, pengambilan sampel DNA dilakukan bersama keluarga korban di kediamannya, di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, pengambilan data ante mortem dan sampel DNA pembanding tersebut merupakan bagian penting dalam proses identifikasi korban secara ilmiah.

Sebelumnya, pesawat ATR ini dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dengan rute Yogyakarta menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.17 WITA.

Penemuan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR
Photo :
  • Antara

Berdasarkan perkembangan terakhir, tim SAR gabungan telah menemukan serpihan pesawat latih ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di sekitar lereng Gunung Bulusarung. Pesawat ini ditumpangi 11 orang.

Pesawat ini awalnya berangkat dari Yogyakarta pukul 09.08 WITA dengan estimasi waktu tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Kabupaten Maros pukul 12.22 WITA.

Namun, pada pukul 12.23 WITA pesawat PK-THT diinstruksikan petugas Air Traffic Control(ATC) Makassar Radar agar melakukan intercept ILS runway 21 melalui Openg di ketinggian 5.300 kaki. Tetapi, pesawat melewati titik yang telah ditentukan.

Pesawat ini kemudian di laporkan hilang kontak dengan perkiraan titik koordinat 04°57’08” lintang selatan dan 119°42’54” bujur timur di atas wilayah Udara perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Baca Juga :
Satu Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat ATR Milik IAT Ditemukan
DPR Desak Pemerintah Percepat Penanganan Pesawat ATR yang Hilang Kontak
Deretan Game Simulasi Penerbangan dengan Grafis Paling Nyata, Dijamin Bikin Ketagihan!

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AS Tetap Lanjutkan Rencana Perdamaian Gaza Meski Ditentang Netanyahu
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Banjir Rendam Jalan Ahmad Yani, Polisi Izinkan Pemotor Melintas Tol Wiyoto Wiyono
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Pandeglang Dilanda Banjir, Wabup Minta Pemerintah Pusat Normalisasi Sungai
• 2 jam laludetik.com
thumb
Tim Gabungan Masih Mencari Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy A37, A57, dan S26+: Upgrade Fast Charging 45W
• 3 menit lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.