REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat empat rukun tetangga (RT) dan 11 ruas jalan yang sebelumnya terendam banjir akibat curah hujan tinggi dinyatakan telah surut pada Ahad (18/1/2026) malam.
“Informasi genangan air hingga pukul 19.00 WIB sebanyak empat RT dan 11 ruas jalan di Jakut telah surut,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan.
Baca Juga
Kali Ancol Meluap, Permukiman Warga di Pademangan Barat Terendam Banjir
Banjir Pekalongan, Refund Tiket KAI Capai Rp 3,5 Miliar
KAI Sesuaikan Perjalanan KRL Dampak Banjir di Sejumlah Stasiun Jakarta
Ia mengatakan banjir telah surut di satu RT Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, satu RT di Kelurahan Ancol dan satu RT di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan. Selain itu, sejumlah ruas jalan yang tadinya terendam banjir secara perlahan telah surut pada Ahad malam.
Yaitu mulai di Jalan Gaya Motor Raya di depan Kodim 0502 Kelurahan Sungai Bambu, Jalan Agung Raya, Kelurahan Sunter Agung; Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan; Jalan Pluit Selatan Raya di depan Kantor Kecamatan Penjaringan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kemudian Jalan Pluit Raya, Penjaringan; Jalan Tanah Merah, Penjaringan; Jalan Cakung Cilincing Raya, Rorotan, Kecamatan Cilincing; Jalan Mangga, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja; Jalan Boulevard Barat Raya' dan Raya Cakung Cilincing Rorotan, Jakarta Utara.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. “Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata Yohan.