REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – PSMS Medan meraih kemenangan penting dengan skor 2-1 melawan tuan rumah Persiraja Banda Aceh dalam laga lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu malam di Stadion H. Dhimurtala, Banda Aceh. Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengatakan bahwa disiplin dalam menjalankan tugas masing-masing menjadi kunci utama kemenangan tersebut.
PSMS Medan berhasil bangkit setelah tertinggal lebih dulu akibat gol dari Juan Mera Gonzales pada menit ke-34. Meskipun Persiraja diperkuat oleh tiga pemain asing, PSMS yang hanya diperkuat kapten asal Korea, Kim Jeung-ho, mampu menyamakan kedudukan melalui Dani Saputra pada menit tambahan babak pertama. Kemenangan PSMS akhirnya dipastikan oleh gol Adlin pada menit ke-59.
Pelatih Eko menekankan bahwa persiapan matang dan disiplin tinggi dari para pemain menjadi faktor penentu dalam kemenangan ini. “Alhamdulillah, tidak mudah main di Aceh. Persiraja tim bagus, pemainnya lengkap dengan pemain asing. Target awal kami mencuri poin, Alhamdulillah malah dapat tiga poin,” katanya.
Atmosfer pertandingan yang panas dengan dukungan penuh dari suporter tuan rumah menjadi tantangan tersendiri bagi PSMS. Namun, hal ini justru menambah semangat para pemain PSMS. Eko juga memuji kepemimpinan wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, yang dinilai cukup adil dalam memimpin jalannya pertandingan.
Pemain PSMS, Zaki Alim, menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim. “Kami semua kerja keras untuk ambil poin di kandang lawan. Semua pemain menjalankan taktik dari pelatih dengan baik,” ujarnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSMS Medan untuk bersaing di papan atas klasemen Liga 2 musim ini. PSMS akan menghadapi pemuncak klasemen Grup 1 (Wilayah Barat), Garudayaksa, pada Minggu, 25 Januari 2026.