jpnn.com, BATAM - Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi jasad seorang anak buah kapal (ABK) kapal kargo Tamak 02 yang jatuh di Perairan Tanjung Pinggir, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat, (16/1).
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan jasad korban bernama Sakaria Jerianto (23) ditemukan di hari kedua Operasi SAR Minggu tepatnya pukul 16.40 WIB.
BACA JUGA: Polisi Pastikan Jasad yang Ditemukan di Pulau Komodo WNA Spanyol
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi ditemukan jasad korban berjarak kurang lebih 0,8 Nautical Mile (NM) dari lokasi terjatuhnya korban,” kata Fazzly.
Setelah dievakuasi dari laut, jasad korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk pemulasaran dan dikembalikan kepada pihak keluarga.
BACA JUGA: Pria Tewas Tersetrum Listrik di Jakarta Utara, Jasad Dievakuasi dari Atas Plafon Ruko
Pencarian terhadap korban telah dilakukan sejak Sabtu (17/1), melibatkan Tim SAR gabungan dari unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Ditpolairud Polda Kepri, KPLP, VTS Batam, Ditpolairud Polresta Barelang.
Operasi SAR ini mengerahkan peralatan dan saran seperti Rescue Car Type II, RIB 03 Batam, Sea Rider 02 Ditpolairud Polda Kepri, KP XXX-28-1001 Polairud Polresta Barelang, KN P544 KPLP serta satu unit drone thermal.
BACA JUGA: Jasad Pria Paruh Baya yang Tenggelam di Sungai Lematang Ditemukan
Korban dilaporkan jatuh dari kapal pada Jumat (16/1). Saat kejadian korban tengah bermain bola di atas kapal, lalu bolah jatuh ke laut. Kru kapal sudah mengingatkan korban untuk tidak mengambil bola tersebut karena arus sedang deras. Tapi korban tetap berusaha mengambilnya dan terjatuh.
Rekan-rekan korban sempat ikut menolong tapi tidak tertolong karena arus deras.
Selama operasi SAR berlangsung dipengaruhi gelombang dan angin yang kencang di laut.
Fazzli mengatakan Operasi SAR resmi ditutup seiring telah ditemukannya korban.
“Dengan telah ditemukannya korban, selanjutnya Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing. Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” kata Fazzli. (antara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kebakaran Panti Werdha Damai di Manado, Jasad 15 Korban tak Dapat Dikenali
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5274887/original/004462600_1751823453-dewa_port_nando_768608331f.jpg)

