Bursa Asia Melemah, Saham Teknologi Naik Didorong Kinerja TSMC

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Asia ditutup melemah pada perdagangan di Jumat (16/1). Namun, saham teknologi mencatat kenaikanseiring respons positif pasar terhadap laporan kinerja kuat dariTaiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC).

Dilansir Senin (19/1), berikut ini adalah catatan pergerakan sejumlah indeks utama dari Bursa Asia. Bursa Korea Selatan catatkan kenaikan dalam perdagangan kali ini:

  • Hang Seng (Hong Kong): Turun 0,29% ke 26.844,96
  • CSI 300 (China): Turun 0,41% ke 4.731,87
  • Shanghai Composite (China): Turun 0,26% ke 4.101,91
  • Nikkei 225 (Jepang): Turun 0,32% ke 53.936,17
  • Topix (Jepang): Turun 0,28% ke 3.658,68
  • Kospi (Korea Selatan): Naik 0,90% ke 4.840,74
  • Kosdaq (Korea Selatan): Naik 0,36% ke 954,59

Di Korea Selatan, Samsung Electronics Co Ltd menguat setelah rilisnya laporan kinerja terbaru dari TSMC. Ia membukukan laba kuartal keempat di atas perkiraan dan menegaskan bahwa permintaan berbasis kecerdasan buatan (AI) tetap kuat.

TSMC sendiri dipandang sebagai barometer utama industri chip dan akal imitasi, sehingga kinerjanya mendorong reli saham teknologi secara luas.

Di Jepang, indeks saham menghadapi aksi ambil untung setelah mencatat awal tahun yang kuat. Pasar juga masih ditekan kekhawatiran atas ketegangan diplomatik dari Jepang-China.

Dari China, pemerintah memperketat pembatasan perdagangan frekuensi tinggi, termasuk meminta penghapusan server khusus untuk transaksi otomatis. Langkah ini menyusul kenaikan persyaratan margin trading awal pekan ini, yang bertujuan menekan spekulasi berlebihan dan menurunkan risiko pasar.

Namun, Investor merespons kebijakan tersebut secara negatif karena khawatir terhadap campur tangan berlebihan pemerintah dalam pasar modal.

Fokus pasar kini tertuju pada upaya stimulus pemerintah untuk menopang perekonomian, setelah data terbaru menunjukkan tanda-tanda perbaikan, terutama pada belanja konsumen. Investor menantikan data produk domestik bruto (PDB) kuartal keempat, yang diharapkan menguat seiring stimulus berkelanjutan dan peningkatan belanja akhir tahun.

Baca Juga: Rezim Trump Peringatkan Kanada Soal Impor Mobil Listrik China

Perhatian utama pasar adalah apakah ekonomi mampu memenuhi target pertumbuhan produk domestik bruto tahunan sebesar 5%.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Keluarga Ferry Irawan, Korban ATR 42-500 Gelar Pengajian
• 5 jam laluidntimes.com
thumb
PSMS Medan Raih Kemenangan 2-1 atas Persiraja Banda Aceh
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
Draf Dewan Perdamaian Trump Bocor, Ingin Saingi PBB?
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
SAR Temukan Jasad Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dikira Air Putih Biasa, Bocah Ini Minum Air Beracun
• 13 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.