Julian Johan Tuntaskan Rally Dakar 2026, Peringkat ke-5 Kategori Dakar Classic

kumparan.com
16 jam lalu
Cover Berita

Tuntas sudah balap Rally Dakar 2026 yang dilakoni Julian Johan selama dua pekan di Arab Saudi. Catatan manis mampu direngkuh pebalap tersebut dengan duduk di peringkat ke-5 untuk kategori Dakar Classic.

Lewat siaran resmi yang diterima kumparan, capaian tersebut juga sekaligus mengangkat nama Indonesia di kancah kompetisi balap internasional. Jeje, sapaan karibnya, mengaku hasil yang didapatnya tidaklah mudah.

“Memang tujuan awalnya adalah bisa mencapai garis finish pada ajang Dakar 2026. Karena mengingat medan yang ekstrem, karena bukan hanya dari lintasan, tetapi juga dari jarak dan durasi balapnya, finish menjadi hal yang paling realistis bagi saya,” ungkapnya.

Ia bersama navigator asal Prancis, Mathieu Monplaisi berdiri bersama di atas podium setelah menyentuh garis akhir di Yanbu, Arab Saudi. Jeje pun membagikan kisah perjalanan dan tahapan untuk dapat sampai ke sana.

“Saat masuk pada minggu kedua saya mulai mencoba untuk bermain lebih baik lagi, dengan minim kesalahan dengan tujuan tetap finish. Tapi di satu sisi kenapa tidak untuk kita mencoba bisa memperbaiki peringkat di setiap harinya,” tuturnya.

Pencapaian peringkat ke-5 di kategori Dakar Classic 2026, bukan satu-satunya hal berhasil ia raih. Sejak Special Stage Prologue, kemudian Special Stage 1 hingga Special Stage 13, Jeje senantiasa berhasil menyelesaikan tantangan.

Tentunya ini bukan perkara mudah, sebab total lintasan yang harus dilahap selama gelaran Dakar 2026 adalah sejauh 8.000 kilometer lebih. Dengan durasi dan jarak tersebut, bukan tidak mungkin segala sesuatu bisa terjadi selama balapan.

“Buat saya bisa merampungkan setiap stage Dakar memang menjadi prestasi utama, bukan cuma tujuan utama tetapi itu merupakan sebuah achievement atau pencapaian yang luar biasa. Jarak Dakar 8.000 kilometer kita tempuh dalam 2 minggu, dan di setiap harinya boleh dibilang satu hari penuh kita berada di balik kemudi, itu bukan hal yang mudah,” bebernya.

Toyota Land Cruiser 100 garapan Compagnie Saharienne jadi andalan

Performa Jeje sepanjang Dakar 2026 tidak hanya ditopang oleh kemampuan mengemudi serta navigasi dari navigator, tetapi SUV Toyota Land Cruiser 100 yang ia kemudikan turut memiliki peran penting.

Mobil yang digarap oleh tim balap asal Prancis, Compagnie Saharienne ini terbukti andal dan senantiasa tidak mengalami kendala yang berarti selama dua pekan digeber di atas gurun pasir dan gurun batu.

“Untuk LC100 tidak bermasalah dari awal sampai akhir, kita bisa setiap harinya mencapai finish dengan kondisi yang utuh dan tetap sehat. Jadi kalau yang sifatnya kerusakan lebih kepada kaitannya baret pada bodi, pada bagian bumper," terangnya.

Tak lupa, pencapaian tertinggi tersebut tidak lepas dari tangan dingin para kru yang tergabung di dalam Compagnie Saharienne. Menurut Jeje, tim ini turut memberikan kontribusi yang positif atas debutnya di ajang Dakar 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menhub Tinjau Langsung Proses Pencarian dan Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Hingga Pukul 20.00 WIB, 37 RT dan 12 Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Bursa Eropa Merosot Dihantam Ancaman Tarif Baru Trump
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pratama Arhan Main dari Babak Kedua, Bangkok United Menang
• 15 jam lalugenpi.co
thumb
Diam-diam Ansel Elgort Sudah jadi Ayah
• 8 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.