JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan logistik sebesar Rp 515 juta untuk penanganan bencana banjir di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Bantuan dikirim melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) dari Gudang Induk Bekasi ke Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang.
"Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 515.787.750," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dalam keterangan pers, Senin (19/1/2025).
Saifullah menegaskan bahwa penyaluran bantuan Kemensos tidak bergantung pada penetapan status tanggap darurat oleh pemerintah daerah.
Baca juga: Kemensos Bakal Buka Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat pada Februari 2026
Namun, bantuan disalurkan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak di lapangan.
"Kami bekerja berdasarkan hasil asesmen dan laporan kebutuhan masyarakat. Penyaluran bantuan dapat dan harus dilakukan meskipun status tanggap darurat daerah belum ditetapkan," tuturnya.
Gus Ipul, panggilan karib Mensos, menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari mekanisme penanganan bencana agar masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar.
"Ketika masyarakat terdampak dan membutuhkan bantuan, Kemensos langsung bergerak sesuai kewenangan yang dimiliki," tegasnya.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa Kemensos akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dinas sosial, dan unsur terkait agar penanganan banjir di Pandeglang dapat teratasi.
Baca juga: Kemensos Bakal Salurkan Uang Lauk Pauk Rp 450.000 Per Bulan untuk Korban Bencana Sumatera
"Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan agar bantuan tepat sasaran dan penanganan berjalan efektif, baik pada fase darurat maupun pemulihan," ujarnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang